Gorontalo Terkini
Wabah Rabies Mengancam Kabupaten Gorontalo, 183 Kasus dan Satu Nyawa Melayang
Tragisnya, salah satu kasus telah merenggut nyawa seorang warga di Desa Botubulowe, Kecamatan Dungaliyo pada 19 Agustus 2024.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/korban-longsor-di-tambang-emas-Suwawa-fff.jpg)
Penyakit ini menyerang sistem saraf pusat, menyebabkan peradangan pada otak dan sumsum tulang belakang, yang dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
Gejala rabies pada hewan meliputi perubahan perilaku yang tiba-tiba dari jinak menjadi agresif, serta kebingungan yang ekstrem.
“Hewan yang menunjukkan gejala rabies harus dihindari dan segera dilaporkan ke otoritas kesehatan setempat untuk tindakan lebih lanjut,” pungkas Iswan Ahmad.
Dalam menghadapi wabah ini, koordinasi antara Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo terus dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan melindungi masyarakat dari bahaya rabies. (*)