Jumat, 17 April 2026

Mari Cantik Sesuai Syariat Islam

Mari Cantik Sesuai Syariat Islam

Kulit putih bersih menjadi idaman bagi semua orang, khusunya bagi kaum hawa. Berbagai cara dilakukan, Mulai dari perawatan.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Mari Cantik Sesuai Syariat Islam
Tangkap Layar
Ahlak mencermin dari diri 

TRIBUNGORONTALO.COM- Kulit putih bersih menjadi idaman bagi semua orang, khusunya bagi kaum hawa. Berbagai cara dilakukan, Mulai dari perawatan salon hingga klinik kesehatan. Bahkan ada pula yang melakukan perawatan mandiri, dengan cara membeli kosmetik dan skincare mahal.

Namun, baru-baru ini Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis produk skincare berbahaya karena mengandung bahan tidak aman untuk kesehatan.

Hal itu selaras dengan banyak kasus korban skincare atau kosmetik abal-abal viral di media sosial. Ada yang mukanya menghitam bak gosong. Menjadi keriput atau menjadi kemerahan seperti kepiting.


Ustadz Fakhmi MPD, pemimpin Ponpes Al Baladul Amin di Kabupaten Hulu Sungai Selatan menjelaskan, Islam mengajarkan kita agar selalu menjaga kebersihan dan keelokan dalam segala hal.

Salah satunya dalam hal berpenampilan, dengan niat membuat orang yang memandang kita tidak merasa terganggu oleh penampilan kita.

"Bahkan Rasulullah SAW bersabda, Innallaha Jamilun yuhibbul Jamal artinya Sesungguhnya Allah itu Zat yang maha indah, dan Dia menyukai sesuatu yang indah," katanya.

Jadi, kata Ustadz Fakhmi MPD, Islam tidak melarang seseorang mempercantik dirinya, asalkan sesuai ketentuan dan tidak berlebihan.

Dengan niat menjaga dan merawat pemberian Allah, seorang perempuan dianjurkan mempercantik diri. Boleh memakai produk mahal, tetapi hanya untuk dihadapan suaminya. Jika dia bermaksud menampilkannya kepada selain suaminya, inilah yang dilarang.

Gak perlu lagi gigi palsu! Gigi patah dan gak rata? Veneer adalah cara terbaik untuk sekarang ini
"Apalagi sampai dianggap tabarruj, yaitu berlebih-lebihan dalam berpenampilan. Misalnya menampilkan keelokan tubuhnya. Atau sampai tampak auratnya, yang dapat menimbulkan syahwat lelaki yang memandang," katanya.

Ustadz Fakhmi MPD, pemimpin Ponpes Al Baladul Amin di Kabupaten Hulu Sungai Selatan
Ustadz Fakhmi MPD, pemimpin Ponpes Al Baladul Amin di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (Istimewa)

Ia menjelaskan, dalam menggunakan produk perawatan, haruslah berhati-hati, agar tak menimbulkan mudarat.

Sebab tiap orang memiliki kulit berbeda-beda, sehingga tidak semua produk cocok untuk semua kulit, sekalipun mahal.

Disebutkannya, lebih baik bertanya kepada dokter spesialis yang menangani hal tersebut. Sebelum membeli produk skincare, perhatikan agar tidak mengandung bahan yang haram, berbahaya dan tidak sampai memudaratkan.

Sebab, bila sudah menjadi mudarat, hukumnya malah haram, karena sama saja dengan sengaja merusak ciptaan Allah.

"Rasulullah SAW bersabda, yang artinya tidak boleh memudaratkan dan membalas kemudaratan dengan kemudaratan semisalnya. Setelah semua usaha dikerahkan untuk merawat fisik, serahkan semuanya kepada Allah," jelasnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved