Breaking News
Kamis, 12 Maret 2026

Human Interest Story

Cerita Arya Fatwa Winardi, Mahasiswa Gorontalo Nyambi Jualan Kopi Pakai Motor Klasik 

Arya Fatwa Winardi (23) mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo memanfaatkan sepeda motor klasik miliknya untuk berjualan kopi.

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Cerita Arya Fatwa Winardi, Mahasiswa Gorontalo Nyambi Jualan Kopi Pakai Motor Klasik 
(Foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)
Arya Fatwa Winardi manfaatkan sepeda motor klasik untuk berjualan kopi di Jl Madura, Kelurahan Dulalowo, Kota Tengah, Kota Gorontalo, Gorontalo, Senin malam (26/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM,Gorontalo – Arya Fatwa Winardi (23) mahasiswa Universitas Ichsan Gorontalo memanfaatkan sepeda motor klasik miliknya untuk berjualan kopi.

Pemuda asal Bolaang Mongondow Selatan ini mengaku awalnya berjualan kopi bersama temannya Galin Manyo (24) di area perumahan sejak Februari 2024.  

Ia mengisi waktu senggangnya untuk berjualan. 

"Masih di perumahan kami tes jualan kopi selama satu bulan lebih dan ada kendala tetangga mulai tidak mendukung," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com pada Selasa (27/8/2024).

Merasa sudah tidak memungkinkan berjualan di perumahan maka mereka berdua pun mencari lokasi berjualan yang bisa disewakan.

Akhirnya perjuangan mereka membuahkan hasil dan menemukan tempat di Jl. Kenangan, Kota Gorontalo tapi tidak berjalan lama, mereka pun mendapat sedikit masalah sehingga memutuskan kembali untuk pindah.

"Kami di situ kontrak dua bulan lebih, tapi sayang ada sedikit masalah, biasa dinamika di dalam mengharuskan kita pindah lagi," ucapnya. 

Baca juga: Cerita Heppy Darusmawan, Lulusan Sarjana Pertanian jadi Tukang Bengkel demi Hidupi Anak dan Istri

Hingga akhirnya menemukan kontrakan di Jl Kalimantan Kota Gorontalo.

"Kita akhirnya bertemu dengan pemilik tempat di atap langit akhirnya kita mengontrak di situ, sampai sekarang ini," ucapnya.

Arya mengaku berjualan menggunakan sepeda motor untuk sementara waktu sekadar mengisi waktu liburan.

"Saat libur panjang kita pulang kampung dan karena masih libur saya manfaatkan untuk jualan kopi, apalagi saya punya motor klasik jadi daya tarik tersendiri," terangnya.

Arya menamai usahnya 'Kedai Pogapitta'. 

"Ini nama diambil dari bahasa daerah kami sendiri, Pogapitta ini artinya singgah di sini," tuturnya.

Arya berjualan setiap hari mulai pukul 17.00 Wita hingga tengah malam.

Ia sering makal di Jl Madura, Kelurahan Dulalowo, Kota Tengah, Kota Gorontalo. Gorontalo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved