Gorontalo Memilih

KPU Akui Bakal Calon Wali Kota Gorontalo Rekomendasi PDIP Masih Misterius

Hingga hari ini, dua pasangan calon telah resmi mendaftar, yaitu Ramli Anwar dan Ana Abdul Hamid (RAMAH) yang maju melalui jalur perseorangan.

Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
FOTO: Fernandes Siallagan, TribunGorontalo.com
Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario S Nurkamiden saat mengonfirmasi pendaftar dalam Pilwako 2024, Selasa (27/8/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pembukaan pendaftaran Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Gorontalo telah resmi dimulai sejak Selasa (27/8/2024).

Hingga hari ini, dua pasangan calon telah resmi mendaftar, yaitu Ramli Anwar dan Ana Abdul Hamid (RAMAH) yang maju melalui jalur perseorangan.

Selain itu, juga ada paslon Adhan Dambea dan Indra Gobel (AIR) yang diusung koalisi partai—terdiri dari PAN, Gerindra, PKS, Partai Buruh, PSI, dan PKB.

Meski begitu, kata Ketua KPU Kota Gorontalo, Mario S. Nurkamiden, bahwa total ada empat pasangan calon yang telah menghubungi KPU untuk proses pendaftaran.

Dua pasangan telah mendaftar hari ini, sementara dua pasangan lainnya dijadwalkan mendaftar pada Kamis (29/8/2024). Salah satunya adalah pasangan Ryan Kono dan Charles Budi Doku.

Namun, yang menarik perhatian adalah calon yang akan diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Hingga saat ini, PDIP belum mengungkap siapa yang akan mereka usung dalam kontestasi Pilwako Gorontalo, membuat publik berspekulasi dan menantikan pengumuman resmi dari partai.

"Untuk pasangan koalisi PDIP, kita masih menunggu pengumuman resminya. Kita akan lihat PDIP berkoalisi dengan siapa dan siapa yang akan mereka usung," ujar Mario kepada awak media.

Meski masih dirahasiakan, satu nama yang disebut-sebut sebagai kandidat kuat dari PDIP adalah Andi Ilham, seorang pengusaha dan kader partai.

Setelah masa pendaftaran, tahapan selanjutnya adalah pemeriksaan kesehatan yang akan berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aloe Saboe, dimulai pada Jumat (30/8/2024) hingga Minggu (1/9/2024).

Hasil dari pemeriksaan kesehatan ini akan diplenokan oleh tim kedokteran dan kemudian diserahkan kepada KPU.

Di samping itu, KPU Kota Gorontalo juga akan melakukan penelitian terhadap kelengkapan dokumen para bakal calon.

Jika ada kekurangan dalam syarat dokumen, calon akan diberikan kesempatan untuk memperbaiki.

Untuk menyambut para bakal calon, KPU telah memasang umbul-umbul Pilkada dan menyiapkan dua tenda bagi pendukung di luar kantor KPU.

Selain itu, televisi juga disediakan untuk menayangkan proses pendaftaran secara langsung.

Setelah mendaftar, pasangan calon diharapkan menggelar konferensi pers sebelum meninggalkan kantor KPU Kota Gorontalo.

Dengan calon dari PDIP yang masih menjadi tanda tanya besar, suasana Pilwako Kota Gorontalo semakin memanas dan menarik perhatian publik.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved