Banjir Bone Bolango
1.378 Jiwa Terdampak Banjir di Bone Bolango Gorontalo, Empat Rumah Hanyut
Data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango hingga pukul 17.00 WITA, menunjukkan bahwa enam desa terdampak banjir
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango - Bencana banjir kembali melanda Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, menyebabkan dampak yang signifikan bagi ribuan warga.
Data yang dihimpun oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bone Bolango hingga pukul 17.00 WITA, menunjukkan bahwa enam desa terdampak banjir tersebut.
Di antara enam desa yang terkena bencana, Desa Bonda Raya mengalami kerusakan parah dengan 60 rumah terendam banjir, sedangkan di Desa Bilungala, delapan rumah rusak berat, dan empat rumah lainnya hanyut diterjang arus banjir yang deras.
Akibat bencana ini, ratusan jiwa dari setiap desa yang terdampak terpaksa mengungsi ke rumah kerabat mereka.
Baca juga: Sosok Zhein Nirwan Tawil Pemuda Gorontalo Wakili Indonesia di Program Pertukaran Pemuda di Turki
Di Kecamatan Bone, Desa Taludaa tercatat sebanyak 68 kepala keluarga (KK) atau 223 jiwa terdampak banjir. Desa Masiaga juga mengalami nasib serupa dengan 121 KK atau 475 jiwa terdampak.
Di Kecamatan Bone Pantai, Desa Bilungala menjadi yang paling parah dengan 168 KK atau 400 jiwa terdampak.
Saat ini, pendataan di Desa Tunas Jaya sedang berlangsung. Di Kecamatan Suwawa Selatan, Desa Bonda Raya tercatat ada 82 KK atau 280 jiwa yang terdampak, sementara pendataan di Desa Bonedaa masih dilakukan oleh BPBD Bone Bolango.
Banjir juga merendam beberapa fasilitas umum, termasuk dua sekolah di Desa Taludaa dan Bilungala. Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Y Babyonggo, menyatakan bahwa intensitas hujan sedang hingga lebat yang terjadi sejak 25 hingga 26 Agustus 2024 menyebabkan debit air meningkat drastis.
Beberapa tanggul jebol dan saluran air warga meluap, sehingga banjir mulai menggenangi permukiman pada Senin pagi, 26 Agustus 2024, pukul 07.00 WITA.
Baca juga: Dirut PLN Darmawan Prasodjo Raih Penghargaan The Prominent CEO of The Year
"Akibat banjir ini, ribuan jiwa dan puluhan rumah warga terendam. Kami segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dan bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penanganan, termasuk pembangunan tanggul darurat," ungkap Achril.
Saat ini, warga yang terdampak telah mengungsi ke rumah kerabat yang tidak terdampak.
Proses evakuasi dan penyelamatan pun telah dilakukan oleh instansi terkait. Kondisi terkini menunjukkan hujan telah mereda, namun cuaca berawan masih berpotensi menyebabkan hujan kembali.
"Akses Jalan Trans Sulawesi di Kecamatan Bilungala yang menghubungkan Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan terganggu. Tinggi Muka Air (TMA) di kawasan pemukiman masyarakat di Desa Bilungala mencapai 60 hingga 100 cm," tambah Achril.
Tim penanggulangan yang terdiri dari BPBD Bone Bolango, TNI/POLRI, TAGANA Bone Bolango, serta warga masyarakat dan pihak kecamatan serta desa setempat, terus berupaya menangani dampak banjir ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-08-26_Banjir-melanda-wilayah-Kabupaten-Bone-Bolango-Gorontalo.jpg)