Wisata Gorontalo
Menikmati Pesona Wisata Air Pegunungan di Bendungan Cekdam Piloliyanga Boalemo
Terletak di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Dibangun pada tahun 2000-an, bendungan ini menawarkan pesona
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bendungan-Desa-Piloliyanga-Boalemo-Gorontalo-Selasa-2082024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Bendungan Cekdam Boalemo Gorontalo jadi destinasi wisata alam yang memikat hati pengunjung.
Terletak di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, Dibangun pada tahun 2000-an, bendungan ini menawarkan pesona air pegunungan yang segar dan pemandangan alam yang memukau.
Dengan kedalaman sekitar 150 cm, bendungan ini aman untuk dijadikan tempat bermain air bagi anak-anak. Airnya yang jernih dan dingin langsung berasal dari pegunungan, menciptakan suasana yang menyegarkan, bahkan di tengah teriknya matahari.
Akses menuju bendungan ini cukup menantang, dengan lokasi yang jauh dari pemukiman dan harus menyebrangi sungai dangkal.
Namun, jalur tersebut masih dapat dilalui oleh mobil dan motor. Jaraknya sekitar 75 kilometer dari Bandara Djalaluddin Gorontalo dan hanya 5 kilometer dari pusat ibu kota Boalemo, membuatnya mudah dijangkau oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam tanpa terlalu jauh dari peradaban.
Imran Daima, salah satu pengunjung yang kerap berkunjung ke Cekdam Piloliyanga, mengungkapkan kekagumannya terhadap keindahan tempat ini.
"Mau pagi, siang, atau sore, tempat ini selalu menarik untuk dikunjungi. Airnya yang dingin, meski di bawah terik matahari, memberikan keunikan tersendiri," ujar Imran.
Ia juga menambahkan bahwa wisata ini sangat cocok bagi keluarga yang mencari destinasi liburan murah dengan pemandangan alam yang memukau.
Kelebihan lain dari bendungan ini adalah tidak adanya biaya masuk, karena lokasi sekitar bendungan merupakan area perkebunan warga.
Meski demikian, Imran menyarankan untuk datang di hari biasa jika ingin menikmati suasana yang lebih tenang.
"Kalau saat libur, bendungan ini biasanya penuh dengan wisatawan," tambahnya.
Siti Fauziah, pengunjung lain yang juga terpesona dengan keindahan alam Cekdam Piloliyanga, berbagi pandangannya.
"Pemandangan di sini sangat indah, ada bukit kecil, pegunungan, dan pohon kelapa, serta suara gemericik air dari bendungan yang menenangkan," ungkap Siti.
Namun, ia juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan tempat ini.
"Meski hanya terlihat sedikit sampah, menjaga kebersihan alam sangat penting. Kalau tidak, wisata ini bisa rusak dengan sendirinya," tuturnya.
Siti berharap ada pihak yang lebih memperhatikan pengelolaan dan kebersihan bendungan ini agar wisatawan dapat menikmati keindahannya dengan lebih nyaman.
"Harus ada yang mengurus wisata ini, supaya lebih tertata dan terjaga dengan baik," tutupnya. (*)