HUT RI di Gorontalo
Profil Rani Safitri: Pembawa Baki Upacara HUT Ke-79 RI Provinsi Gorontalo, Ingin jadi Polwan
Pada momen bersejarah itu, Rani berkesempatan untuk membawa baki bendera merah putih, sebuah tugas yang diimpikan banyak pelajar di seluruh negeri.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Rani Safitri, seorang siswi berusia 16 tahun dari SMKN 1 Mootilango, Kabupaten Gorontalo, mencuri perhatian banyak orang dalam peringatan HUT ke-79 Republik Indonesia di tingkat Provinsi Gorontalo, Sabtu (17/6/2024).
Pada momen bersejarah itu, Rani berkesempatan untuk membawa baki bendera merah putih, sebuah tugas yang diimpikan banyak pelajar di seluruh negeri.
Di hadapan Gubernur Gorontalo, Mohammad Rudy Salahuddin, dan ratusan pasang mata yang menyaksikan prosesi khidmat tersebut, Rani dengan tenang dan penuh percaya diri menjalankan tugasnya.
Meski dalam hatinya sempat merasa gugup, ia berhasil mengatasi perasaan itu dengan fokus hanya pada kancing baju sang Gubernur.
Gadis kelahiran Gorontalo, 13 Oktober 2007 ini, adalah anak dari pasangan Abdulatif Supardi (45) dan Neneng Usman (43).
Tugas berat yang ia emban pada hari kemerdekaan ini menjadi hadiah istimewa bagi ibundanya yang berulang tahun tepat pada tanggal 17 Agustus.
"Ini adalah kado terindah untuk ibu," ujar Rani dengan senyum bangga.
Cita-citanya untuk menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan) telah mengarahkan Rani untuk terlibat aktif dalam Paskibraka.
Meskipun jurusan sekolahnya saat ini adalah Teknik Komputer dan Jaringan, Rani yakin bahwa dengan tekad dan usaha yang kuat, mimpinya menjadi seorang Polwan bisa tercapai.
"Paskibraka ini adalah langkah awal saya untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi Polwan," ujarnya.
Perjalanan Rani menuju posisi bergengsi ini tidaklah mudah. Ia harus melalui berbagai tahapan seleksi yang ketat, dimulai dari tingkat sekolah, kecamatan, kabupaten, hingga akhirnya provinsi.
Selama sebulan penuh, Rani menjalani latihan fisik, mempelajari materi seperti wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, hingga tes kesehatan.
Ia juga memperdalam Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang menjadi salah satu penilaian penting dalam seleksi ini.
Keberhasilan Rani juga tak lepas dari dukungan keluarganya. Sang kakak, yang juga merupakan seorang Purna Paskibraka tahun 2019.
"Saya pernah bermimpi untuk mengikuti jejak kakak, dan alhamdulillah sekarang mimpi itu terwujud," ungkap Rani dengan penuh rasa syukur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rani-Safitri-pembawa-baki-pada-Upacara-HUT-Ke-79-RI-level-Provinsi-Gorontalo-Sabtu-1782024.jpg)