Human Interest Story
Pedagang Batagor Ketiban Rezeki saat Anak TK Gerak Jalan di Kawasan Taman Molosifat Kota Gorontalo
Tamrin Kambungu (25) , pedagang batagor meraup keuntungan saat kegiatan gerak jalan anak-an Taman Kanak-kanak.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Thamrin-bersama-keponakannya-berjualan-batagor.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tamrin Kambungu (25) , pedagang batagor meraup keuntungan saat kegiatan gerak jalan anak-an Taman Kanak-kanak.
Agenda dilaksanakan di Taman Molosifat W Kecamatan Kota Barat itu diikuti oleh 11 sekolah.
Tamrin berjualan bersama Edi Setiawan (19), sesama penjual batagor ikan khas Bandung pada Kamis (15/8/2024).
Keduanya berjualan dari pukul 06.30 hingga 09.00 Wita. Mereka mendapat keuntungan Rp250 ribu.
"Alhamdulillah bertambah (penghasilan) kalau ada kegiatan seperti ini," ucapnya.
Tidak kurang dari empat jam itu batagor seharga Rp5 ribu - Rp10 ribu itu nyaris ludes terjual.
"Biasanya kami di area sini dimulai jam 3 sore sampai jam 4 sore. Terus kami pindah tempat lagi," tuturnya sembari mengemasi dagangannya.
Tamrin mengatakan, bahwa dagangan ini milik tantenya.
"Ini punya tante saya, saya sebagai keponakan hanya menjual," ujarnya.
Tamrin mengaku sering berpindah-pindah tempat. Terkadang ia pergi ke Buladu.
"Saya di sini juga hanya pendatang. Saya asli Isimu dan berjualan di area sini," terangnya.
Di hari-hari biasa, mereka berjualan hingga malam hari.
"Semua tergantung yang membeli, kadang Rp350 ribu," ungkapnya.
Ia bersyukur adanya kegiatan gerak jalan bisa membantu dagangannya laku.
"Kami pedagang senang kalau ada kegiatan seperti ini pasti banyak yang membeli," pungkasnya.
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya