Tribun Podcast
Kisah Oskar N Abas Keluar dari Pekerjaan Memilih jadi Relawan SAR
Oskar memulai perjalanannya sebagai relawan pada tahun 2015, saat masih berstatus mahasiswa di Universitas Negeri Gorontalo.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Oskar-N-Abas-Relawan-Rumah-Zakat-Gorontalo-dalam-Tribun-Podcast-Kamis-882024.jpg)
"Pak, berapa jiwa, berapa Kartu Keluarga? Weh, badiam kesana ngana, buta ngana ini?" ceritanya, menggambarkan betapa sulitnya tugas tersebut.
Meski begitu, Oskar tetap memahami dan mendalami apa yang dirasakan para korban. Ia tak gentar dan terus berkomitmen untuk menjalani tugas mulianya sebagai relawan, terutama di masa mudanya.
Bagi Oskar, menjadi relawan memberi rasa kepuasan yang tidak dapat diukur dengan materi.
“Saya bilang sama ibu saya jangan didoakan jadi PNS atau apalah, sampai sekarang saya masih doa yang sama. Berguna bagi orang, relawan juga tempatnya,” tutupnya, menegaskan tekadnya.(*)