Senin, 9 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Museum Pendaratan Soekarno di Gorontalo Nyaris Terendam Luapan Air Danau Limboto

"Air belum sampai di sini (pinggir gedung museum), masih sampai tenggelamin gazebo," kata Miman kepada TribunGorontalo.com, Selasa (30/7/2024).

Tayang:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Museum Pendaratan Soekarno di Gorontalo Nyaris Terendam Luapan Air Danau Limboto
FOTO: Fernandes, TribunGorontalo.com
Suasana terkini Museum Pendaratan Soekarno di Gorontalo, Selasa (30/7/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, GORONTALO – Meski nyaris terendam banjir, Wisata Museum Pendaratan Soekarno di Gorontalo tetap beroperasi seperti biasa.

Petugas museum, Miman Adam, mengungkapkan bahwa tempat wisata ini tidak pernah ditutup sejak status tanggap darurat bencana diterapkan.

"Air belum sampai di sini (pinggir gedung museum), masih sampai tenggelamin gazebo," kata Miman kepada TribunGorontalo.com, Selasa (30/7/2024).

Baca juga: Identitas Creator TikTok Gorontalo Sekaligus ASN yang Terjerat Kasus Penganiayaan

Meskipun air sudah berangsur surut, fasilitas gazebo di museum tersebut belum dapat digunakan.

Menurut Miman, air telah turun setinggi 50 cm sejak banjir pertama kali melanda. Namun, dampak banjir merusak dermaga museum secara total.

"Dermaga itu memang sudah rusak, tapi karena banjir semakin rusak sampai kerangkanya hilang," tambahnya.

Menariknya, meskipun dalam kondisi banjir, museum ini tetap ramai dikunjungi.

Selama masa banjir, tercatat ada 61 pengunjung dari berbagai daerah yang datang, termasuk dari Jakarta.

"Rata-rata dari luar daerah, ada yang dari Jakarta. Mungkin untuk kunjungan dinas mereka datang," lanjut Miman.

Baca juga: Harga Rempah di Pasar Tradisional Marisa Fluktuatif, Rica Melonjak Justru Bawang dan Tomat Turun

Museum Pendaratan Soekarno dikenal dengan kekayaan informasi sejarahnya, terutama mengenai kedatangan Presiden Soekarno pertama kali di Gorontalo.

Di dalam museum, terdapat lukisan dan foto-foto bersejarah yang dipajang di dinding-dinding.

Miniatur kedatangan Soekarno juga terpajang mencolok di tengah ruangan.

Meskipun matahari terik, suasana di dalam museum tetap sejuk tanpa alat pendingin ruangan seperti AC dan kipas angin.

Keunikan lain dari museum ini adalah tidak ada biaya masuk, sehingga semua orang dapat berkunjung secara gratis.

Museum ini dapat ditempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Gorontalo. Miman dengan senang hati memperkenalkan sejarah kedatangan Soekarno kepada pengunjung.

"Kalau ke sini mau cari tahu sejarah boleh sekali saya bantu, karena bapak dan kakek saya kerja di sini dan menceritakan langsung kepada saya," tutup Miman. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved