Selasa, 10 Maret 2026

Gorontalo Terkini

Gusdurian Bolmong Silaturahmi ke Tokoh Keagamaan Sebelum Deklarasi

Silaturahmi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memvalidasi kehadiran Gusdurian di Bolmong, serta memperoleh dukungan dari berbagai pihak.

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Gusdurian Bolmong Silaturahmi ke Tokoh Keagamaan Sebelum Deklarasi
DOC Gusdurian
Silaturahmi Gusdurian Bolmong ke tokoh-tokoh agama di wilayah tersebut. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Menjelang Deklarasi Komunitas Gusdurian di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) pada September 2024, penggerak Gusdurian Bolmong mengadakan serangkaian silaturahmi dengan tokoh-tokoh organisasi keagamaan di daerah tersebut.

Silaturahmi ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memvalidasi kehadiran Gusdurian di Bolmong, serta memperoleh dukungan dari berbagai pihak.

Silaturahmi dilakukan di berbagai lokasi dan melibatkan pertemuan dengan Ketua Nahdlatul Ulama (NU) serta pengurus Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia di Bolmong.

Pertemuan ini membahas rencana deklarasi Gusdurian dan disambut dengan antusiasme serta tanggapan positif dari kedua lembaga keagamaan tersebut.

"Kunjungan ini adalah bagian dari agenda awal menuju deklarasi Gusdurian di wilayah Bolaang Mongondow. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Gusdurian diterima dengan baik dan dapat berkontribusi positif bagi masyarakat setempat," kata Rudini Rudiman, salah satu penggerak Gusdurian Bolmong, Senin (29/7/2024). 

Gusdurian, yang dikenal sebagai komunitas sosial dengan mengusung nilai-nilai perjuangan Gus Dur, melakukan silaturahmi ini untuk memperkenalkan visi dan misi mereka serta mendapatkan legitimasi dari lembaga masyarakat setempat.

"Silaturahmi ini penting tidak hanya dengan organisasi keagamaan, tetapi juga dengan komunitas adat dan kelompok-kelompok rentan lainnya," tambah Rudini Rudiman.

Kabupaten Bolmong, yang terletak di ujung utara Pulau Sulawesi, dikenal dengan keragaman budaya dan keagamaan yang sangat majemuk.

Kehadiran Gusdurian di daerah ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah dalam menjaga dan melestarikan kemajemukan perbedaan di Bolmong.

Komunitas Gusdurian berkomitmen untuk menyelaraskan diri dengan salah satu dari sembilan nilai utama Gusdurian, yaitu "Kearifan Tradisi," dalam upaya mereka untuk mengharmoniskan keragaman budaya dan keagamaan di wilayah tersebut.

Deklarasi Gusdurian di Bolmong diharapkan tidak hanya memperkuat jalinan silaturahmi antar komunitas, tetapi juga mengukuhkan komitmen Gusdurian untuk mendukung pluralisme dan menghargai perbedaan di masyarakat. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved