PEMPROV GORONTALO
Bappeda Gorontalo Rancang Blueprint Pembangunan, Fokus pada Kesejahteraan Masyarakat
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo saat ini tengah gencar menyusun Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kantor-Bapppeda-Provinsi-Gorontalo-Jl-By-Pass-Tamalate-Kecamatan-Kota-Timur-Kota-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Provinsi Gorontalo tengah merancang blueprint pembangunan daerah yang lebih terukur dan berbasis data.
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo saat ini tengah gencar menyusun Rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Teknokratik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Provinsi Gorontalo, Handoyo Sugiharto, mengungkapkan bahwa RPJMD Teknokratik ini merupakan sebuah terobosan baru dalam perencanaan pembangunan daerah.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar didasarkan pada data yang valid dan analisis yang mendalam," ujar Handoyo.
RPJMD Teknokratik ini tidak sekadar kumpulan rencana, namun merupakan hasil kajian mendalam terhadap kondisi riil Gorontalo.
Mulai dari potensi sumber daya alam, tingkat kesejahteraan masyarakat, hingga tantangan yang dihadapi daerah, semua dituangkan dalam kajian empirik dan ilmiah.
"Dengan pendekatan teknokratik ini, kami berharap dapat mengidentifikasi isu-isu strategis yang perlu diatasi dalam lima tahun ke depan," tambah Handoyo.
Salah satu fokus utama dari RPJMD Teknokratik adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Rencana ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, sehingga dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Selain itu, RPJMD juga akan berfokus pada peningkatan akses dan kualitas pelayanan publik, serta peningkatan daya saing daerah.
Handoyo menjelaskan bahwa penyusunan RPJMD Teknokratik ini mengacu pada Rencana Pembangunan Daerah (RPD) yang telah ada sebelumnya.
Namun, dalam RPJMD Teknokratik ini dilakukan pengkajian yang lebih mendalam dan spesifik.
"Target kami, RPJMD Teknokratik ini bisa selesai dalam waktu dekat, sebelum pelaksanaan Pilkada 2024," ungkapnya.
Setelah terpilihnya kepala daerah yang baru, RPJMD Teknokratik ini akan disesuaikan dengan visi dan misi pemimpin daerah yang baru.
"Hal ini penting untuk memastikan bahwa arah pembangunan daerah benar-benar sesuai dengan aspirasi masyarakat," jelas Handoyo.
Dengan adanya RPJMD Teknokratik ini, diharapkan pembangunan di Provinsi Gorontalo dapat berjalan lebih terarah dan efektif.
Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari pembangunan tersebut dalam bentuk peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup. (*)