Gorontalo Terkini
Kebakaran Hanguskan Lapak Boba di Pohuwato Gorontalo, Pemilik Duga Sabotase
Kepada Tribungorontalo.com pada Sabtu (27/07/2024), Ismail menceritakan bahwa insiden ini terjadi pada Kamis (25/07/2024) pagi, dan ia mencurigai adan
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-07-27_Ismail-Potutu-Menceritakan-Kronologi-Kebakaran.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Peristiwa kebakaran yang menghanguskan lapak jualan boba milik Ismail Potutu (39), pemilik usaha Tiga Putri Boba, meninggalkan duka mendalam.
Kepada TribunGorontalo.com pada Sabtu (27/07/2024), Ismail menceritakan bahwa insiden ini terjadi pada Kamis (25/07/2024) pagi, dan ia mencurigai adanya tindakan sabotase.
Menurut Ismail, lapaknya kemungkinan besar dibobol orang sebelum dibakar.
Baca juga: Empat Lokasi Jogging Gratis di Kota Gorontalo
Ia menjelaskan bahwa semalam sebelum kebakaran, dirinya meninggalkan lapak jualannya pada pukul 23:00 WITA, setelah memastikan semua aman.
"Saya mengunci gembok lapak dan membawa kuncinya pulang ke rumah," ujar Ismail.
Namun, keesokan paginya, ia terkejut mendapati lapaknya telah hangus terbakar.
Baca juga: Tumpukan Sampah Setinggi 3 Meter Berbau Busuk Dikeluhkan Warga Desa Buntulia Tengah Gorontalo
Yang aneh, gembok lapak terbuka dan terdapat irisan pisau pada dinding seng booth bobanya.
Ismail menegaskan bahwa kebakaran ini tidak mungkin disebabkan oleh masalah kelistrikan karena di dalam lapak tidak ada sumber listrik.
"Yang ada di dalam lapak hanya alat pres plastik gelas, bumbu boba, blender manual, aqua, dan bungkusan pop ice," jelasnya.
Akibat kebakaran yang menimpanya, Ismail mengalami kerugian yang ditaksir hampir mencapai Rp 15 juta.
Baca juga: Tumpukan Sampah Setinggi 3 Meter Berbau Busuk Dikeluhkan Warga Desa Buntulia Tengah Gorontalo
Semua peralatan dan bahan jualan hangus terbakar, menyisakan puing-puing yang tidak bisa digunakan lagi.
"Kerugiannya besar sekali, semua alat dan bahan boba habis terbakar," keluhnya.
Ismail kini berharap ada bantuan dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato untuk membangun kembali usahanya.
"Saya berharap ada bantuan dari pemerintah agar bisa memulai usaha lagi," tutupnya. (*)