Penemuan Mayat di Gorontalo
Viral Mayat Ditemukan Mengambang di Pantai Desa Lopo Gorontalo, Tangan dan Kaki Terikat
Beberapa waktu viral penemuan jasad pria mengambang di pantai Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.
Penulis: Redaksi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Proses-evakuasi-jasad-pria-di-Pantai-Desa-Lopo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Beberapa waktu viral penemuan jasad pria mengambang di pantai Desa Lopo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.
Mayat tanpa identitas itu ditemukan dalam kondisi tangan dan kakinya terikat.
Tubuhnya telah membengkak, sekujur tubuhnya mulai membusuk, mengindikasikan jasad sudah beberapa jam berada di perairan.
Mayat pertama kali dilihat oleh dua pemancing, Iton Isima dan Indra Dumai.
Kronologi
Kapolsek Batudaa Pantai, Ipda Syamsudin N Bunga menceritakan kronologisnya.
Sekira pukul 09.00 Wita, Iton Isima dan Indra Dumai hendak memancing di kawasan pantai Desa Lopo.
Saat pukul 11.30 Wita, saat keduanya bersiap-siap pulang ke rumah, pandangan mereka tertuju pada sosok mengambang di pantai.
"Menurut saksi, mayat ditemukan dalam keadaan terikat menggunakan celana training hitam dan jaket hitam," ungkap Ipda Syamsudin N. Bunga saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Minggu (21/7/2024).
Keduanya lantas menginformasikan penemuan mayat itu ke warga setempat.
Tak lama berselang, warga mulai berdatangan.
"Ada juga personel kita yang kira arahkan ke tempat kejadian perkara (TKP)," tukasnya.
Kondisi jenazah saat ditemukan belum dapat diidentifikasi.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Tim Inafis dan Dokkes Polres Gorontalo," tutupnya.
Adapun jenazah itu kini sudah dievakuasi ke RS Bhayangkara Gorontalo.
Baca juga: BREAKING NEWS: Bayi 4 Tahun Tewas Tenggelam di Saluran Irigasi Desa Buntulia Tengah Gorontalo