Minggu, 29 Maret 2026

Viral Lokal

Sapira Umuri Cerita Detik-detik sebelum Bayi 4 Tahun Tewas di Irigasi Desa Buntulia Tengah Gorontalo

Mohamad Saputra Nento (48) bayi berusia 4 tahun ditemukan tewas akhirnya buka suara.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Sapira Umuri Cerita Detik-detik sebelum Bayi 4 Tahun Tewas di Irigasi Desa Buntulia Tengah Gorontalo
TribunGorontalo.com/Rahman
Mohamad Saputra Nento (48) menceritakan detik-detik meninggalnya Mohamad Saputra Nento (4) di saluran irigasi Desa Buntulia Tengah Kabupaten Pohuwato. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Mohamad Saputra Nento (48) bayi berusia 4 tahun ditemukan tewas akhirnya buka suara.

Mohamad Saputra Nento ditemukan tewas di saluran irigasi Desa Buntulia Tengah, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.

Sapira Umuri menjelaskan kronologi kejadiannya, Senin (22/07/2024).

Ia mengaku saat itu anaknya, Novita Tino bersama Mohammad berada teras rumah.

Ibu kandung korban lantas pergi ke dapur untuk mengambil dot dan mencuci piring. Sementara Mohammad ditinggalkan sendirian.

Ketika Novita kembali ke teras, ia mendapati bahwa cucunya sudah tidak ada lagi.

Novita sontak panik. Ia menangis sambil mencari keberadaan Mohamad selama satu jam.

Sapira melanjutkan, warga setempat melaporkan ada bayi hanyut di saluran irigasi sekitar 150 meter dari rumah mereka.

Novita sang ibu korban langsung menuju saluran irigasi yang dimaksud.

Jari-jari hingga punggung Mohamad saat itu berwarna hijau. Mulutnya mengeluarkan busa dan rerumputan.

"Novita bersama warga sempat memberikan pertolongan pertama dengan menekan dada Mohamad untuk mengeluarkan air dari mulutnya, tetapi semua usaha sia-sia. Mohamad meninggal beberapa saat kemudian," ujarnya.

Menurut Sapira, Mohamad diduga jatuh dari jembatan kecil yang menghubungkan jalan raya dengan rumah mereka.

Rumah mereka memang berdekatan dengan saluran irigasi.

Terdapat jembatan kecil sering digunakan sebagai akses masuk dan keluar.

"Kemungkinan jatuh tergelincir atau terpeleset pak dari jembatan kecil itu," ujarnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Oknum Pegawai Disnakertrans Gorontalo Utara Diduga Tipu Warga Rp9,1 Miliar

Diberitakan sebelumnya, bayi berusia 4 tahun ditemukan tenggelam di saluran irigasi, Desa Buntulia Tengah, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, pada Minggu (21/7/2024).

Jasad balita itu pertama kali ditemukan seorang siswa sekira pukul 12.15 Wita. Ia kebetulan lewat di saluran irigasi saat pulang sekolah.

Korban diduga hanyut sekitar 100 meter dari rumah keluarganya.

Menurut Saipul Bokingo (46), warga setempat, saat mendengar informasi dari saksi, ia segera mengajak warga lain mengevakuasi balita itu dari saluran irigasi.

"Saya mendapat laporan di depan rumah dari anak sekolah yang memberitahu saya," ungkapnya kepada TribunGorontalo.com, Minggu (21/7/2024).

Setelah itu, Saipul bersama temannya, Riski Suaib (32), bergegas menuju lokasi.

"Saya minta tolong masyarakat untuk membantu mengangkat (korban) dari irigasi, karena kondisinya sangat memprihatinkan," paparnya.

Setelah diangkat dari saluran irigasi, warga pun mulai memberikan pertolongan pertama.

"Kami berikan bantuan pernapasan namun tuhan berkehendak lain. Bayi itu meninggal dunia," ungkap Saipul.

 

(TribunGorontalo.com/Rahman)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved