Pemkab Gorontalo
Pemkab Gorontalo Rakor Penanggulangan Bencana di Kabupaten Gorontalo, Bahas Solusi Banjir
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD)
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sekda-Kabupaten-Gorontalo-Roni-Sampir1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), dalam merumuskan solusi atas masalah banjir.
"Menindaklanjuti kedatangan pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kami sudah sepakat untuk menyiapkan dokumen dan usulan," ujar Roni Sampir, Sekda Kabupaten Gorontalo, Senin (15/7/2024).
Dokumen itu juga kata Roni, memuat rincian total kerugian Pemkab Gorontalo dan ribuan masyarakat yang terkena dampak.
Kerugian itu berupa fasilitas jalan, jembatan, sekolah, puskes dan sejumlah fasilitas layanan kesehatan.
"Semua data kita jadikan satu, dan akan juga serahkan ke Ketua BNPB pusat," jelasnya.
Hal itu lanjut Roni, agar musibah tersebut beroleh bantuan dari pemerintah pusat.
Selain itu, pihaknya juga sepakat untuk menyuplai bahan baku makanan langsung ke posko-posko pengungsian.
"Sehingga jumlahnya terukur sesuai kebutuhan," tukasnya.
Roni juga menerangkan dalam keadaan darurat bencana, anggaran desa dapat digeser untuk melakukan penanganan korban banjir, berupa kebutuhan makanan.
"Namun harus tetap hati-hati, tetap ada mekanisme dan prosedur yang harus dijalankan," tutupnya.
Baca juga: Bukan Bencana Alam Biasa, 2 Dosen Geologi UNG Gorontalo Ungkap Penyebab Longsor Tambang Suwawa
Bupati Gorontalo Tinjau Lokasi Banjir
Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo sebelumnya mengunjungi posko pengungsian dan peninjauan lokasi banjir di pesisir Danau Limboto, Minggu (14/7/2024).
Ia bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), berkumpul di posko pengungsian Kantor Desa Hutadaa, Kecamatan Telaga Jaya, Kabupaten Gorontalo sekira pukul 09.00 Wita.
Setelah sedikit berdiskusi, mereka kemudian beranjak ke lokasi banjir dengan menggunakan perahu karet.
Mereka menyisir sejumlah kawasan pemukiman di tepian Danau Limboto.