Sabtu, 14 Maret 2026

Human Interest Story

Tak Peduli Banjir Setinggi Pinggang, Warung Kelontong Kabupaten Gorontalo Ini Tetap Layani Pembeli

Warung Kelontong milik Norma Latif (65) masih beroperasi di tengah banjir setinggi pinggang orang dewasa di Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Tak Peduli Banjir Setinggi Pinggang, Warung Kelontong Kabupaten Gorontalo Ini Tetap Layani Pembeli
TribunGorontalo.com/Fernandes
Norma Larif, pedagang kelontong tetap berjualan di tengah banjir di Kabupaten Gorontalo, Selasa (9/7/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Warung kelontong milik Norma Latif (65) masih beroperasi di tengah banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Warung di Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo ini tetap melayani pembeli.

Saat kebanyakan warga sibuk mengamankan barang-barang mereka, Norma justru tetap berjualan.

"Kita saling tolong, kita berjualan kebutuhan mereka walau sederhana seperti makanan instan," ucap Norma kepada TribunGorontalo.com, Selasa (9/7/2024).

Walau kesulitan dalam belanja persediaan barang, norma berkomitmen untuk tidak menaikan harga barang.

Hal tersebut sebagai bentuk dukungannya dan keengganannya mengambil keuntungan di tengah musibah orang lain.

"Harganya sama, tidak ada bedanya. Karena warga di sini tumpul pencaharian gara banjir ini," tambahnya.

Bahkan, panggung miliknya telah dibuat dua tingkatan karena air kian meninggi seiring datangnya hujan.

Salah satu pelanggannya, Mariam Yusuf Usman (25), mengungkapkan barang yang dibelinya merupakan kebutuhan pokok.

Seperti penyedap rasa dan ikan kering yang harganya Rp2 ribu per ekornya.

"Setidaknya bisa makan dan ada rasanya. Saya punya tiga anak yang harus tetap makan agar sehat," kata Mariam.

Sebagai korban banjir, Mariam berharap lebih terhadap bantuan pemerintah.

Bukan sekadar makanan siap saji, Ia ingin membuat panggung di rumah mereka.

Alasan mereka tidak mengungsi dikarenakan banyaknya barang yang perlu dijaga.

Banjir tersebut masih memiliki arus dan berpotensi semakin tinggi. Cuaca sedang mendung.

"Kami bisa mengungsi di Isimu, tapi barang-barang kami yang di rumah bisa hanyut," tandasnya. 

 

Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk informasi dan berita menarik lainnya

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved