Berita Pohuwato
Satu-satunya Mobil Rescue BPBD Pohuwato Gorontalo Rusak Sejak 7 Tahun Lalu
Artinya, sejak delapan tahun lalu mobil itu tidak dapat dioperasikan. Mobil tersebut terlihat terparkir di kantor BPBD Pohuwato.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mobil-BPBD-Pohuwato-Gorontalo-dalam-kondisi-rusak-Sabtu-2962024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Satu-satunya mobil rescue milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pohuwato telah mengalami kerusakan sejak tahun 2017.
Artinya, sejak delapan tahun lalu mobil itu tidak dapat dioperasikan. Mobil tersebut terlihat terparkir di kantor BPBD Pohuwato.
Abdul Muthalib Dunggio, Kepala BPBD Kabupaten Pohuwato, menyatakan keprihatinannya atas kondisi ini mengingat curah hujan yang semakin tinggi dan potensi banjir yang meningkat.
Baca juga: Nama-nama 6 Siswa Pohuwato Terpilih jadi Anggota Paskibraka Provinsi Gorontalo 2024
Baca juga: Penyebab Petugas Damkar Butuh 2 Jam Padamkan Kebakaran Rumah di Dungingi Kota Gorontalo
"Kehadiran mobil rescue sangat krusial bagi kami, terutama dalam situasi darurat seperti banjir. Kerusakan mobil ini sangat menghambat kinerja BPBD Pohuwato dalam memberikan respons cepat," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (29/06/2024).
Abdul Muthalib menambahkan bahwa tanpa kendaraan operasional yang memadai, BPBD Pohuwato kesulitan dalam melakukan evakuasi, distribusi bantuan, dan tindakan penyelamatan di lapangan.
"Mobil rescue ini bukan hanya alat kerja bagi kami, tetapi juga kebutuhan vital bagi masyarakat Pohuwato. Tanpanya, upaya penanganan bencana dan distribusi bantuan akan terkendala," paparnya.
Situasi semakin diperparah dengan keterbatasan anggaran BPBD Pohuwato yang bergantung pada dukungan dari BPBD Provinsi Gorontalo.
"Kami berharap mobil ini segera diperbaiki agar dapat kembali digunakan. Kondisi cuaca yang tidak menentu menambah urgensi kehadiran mobil operasional untuk respons cepat terhadap bencana," tambahnya.
Kerusakan mobil rescue ini tidak hanya mempengaruhi kinerja BPBD, tetapi juga langsung berdampak pada kecepatan respon terhadap bencana yang membutuhkan bantuan darurat.
"Dengan hanya mengandalkan satu mobil yang kini rusak, kami berada dalam posisi yang sangat rentan. Kami memohon perhatian dan dukungan semua pihak untuk segera memperbaiki atau mengganti mobil operasional ini," tuturnya.
Abdul Muthalib juga mengingatkan masyarakat Pohuwato untuk tetap waspada menghadapi musim hujan yang kerap menghantam daerah ini.
"Walaupun ada kendala ini, BPBD Pohuwato akan terus berusaha memberikan yang terbaik dalam penanganan bencana. Kami meminta dukungan dari masyarakat untuk segera melaporkan kejadian bencana melalui satgas di desa masing-masing," pungkasnya. (*)