Kebakaran Rumah di Gorontalo
Rumah Seorang Guru di Kota Gorontalo Terbakar, Harta Ludes Tersisa Baju di Badan
Kebakaran terjadi di Kompleks perumahan, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Potret-Damkar-Kota-Gorontalo-berada-di-lokasi-kebakaran.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Kebakaran terjadi di Kompleks perumahan, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Semua harta benda milik korban ludes dilalap si 'jago merah'.
Api begitu cepat merambat ke seluruh penjuru rumah.
Pemilik rumah, Maryam, mengatakan dirinya sedang berada di kamar belakang.
Saat itu, ia menelepon orang tua siswa untuk membicarakan data-data keperluan ijazah.
Maryam merupakan seorang guru yang sedang libur.
Kemudian, ia mendengar teriakan cucunya yang sedang bermain di depan rumah. Saat itu ia baru sadar rumahnya terbakar.
Beruntung Maryam langsung memberitahu anggota keluarganya untuk keluar menyelamatkan diri.
"Saya punya cucu tiba-tiba teriak karena melihat api," kata Maryam kepada TribunGorontalo.com, Jumat (28/6/2024).
Anaknya Maryam, Juan Saputra, mengaku sempat berusaha mengeluarkan kursi sofa dari dalam rumah.
Namun upayannya gagal setelah melihat api makin membesar hingga menyambar lemari buku.
Ia menjelaskan tidak sampai sepuluh menit rumahnya hangus terbakar.
"Itu usaha saya, tapi tidak sangka apinya sudah kena buku-buku. Jadi sudah sia-sia," ucap Juan.
Setelah api membesar beberapa warga berbondong-bodong berusaha memadamkan api tersebut.
Pemadaman menggunakan air menggunakan alat seadanya. Akan tetapi, persediaan air sudah habis.
Api kembali berkobar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah tersebut.
"Sudah sempat mengecil dan hampir padam. Airnya sudah habis apinya kembali besar," tutur Fanly, warga setempat.
Suami Maryam, Ronald Lalujan, mengungkapkan semua berkas-berkas kedinasannya habis dilalap.
"Habis semuanya, sisa yang saya pakai ini," kata Ronald.
Ia bersyukur seluruh keluarganya tidak ada korban luka berat. Hanya luka ringan karena sempat berusaha memadamkan api.
Ronald pun ikhlas, penting baginya adalah keselamatan keluarga.
"Alhamdulillah tidak ada yang luka berat. Hanya lecet sedikit karena berupaya padamkan api," tambahnya.
Saat kejadian, Ronald mengaku sedang berada di sekolah.
Kebakaran berlangsung sekira pukul 10.50 Wita.
================================================
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk berita teraktual
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.