Festival Jaton Gorontalo
Pedagang Jadikan Festival Jaton Gorontalo sebagai Ladang 'Cuan'
Pelaksanaan Festival Seni dan Budaya Jawa Tondano (Jaton) di Kabupaten Pohuwato
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Para-pedagang-mulai-memenuhi-lokasi-Festival-Jaton.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, POHUWATO – Festival Seni dan Budaya Jawa Tondano (Jaton) di Kabupaten Pohuwato dimanfaatkan para pedagang untuk berjualan.
Pada Rabu (26/06/2024), pedagang-pedagang berjejer di depan Masjid Agung Pohuwato sejak pembukaan.
Para pedagang menawarkan berbagai macam makanan dan minuman seperti nasi bulu, sate ayam, pop ice, hingga gorengan.
Ada pula wahana permainan anak-anak seperti odong-odong.
Saidah Tangahu (34), pedagang di Festival Jaton, mengatakan saat ini kesempatan emas baginya meningkatkan pendapatan (cuan).
"Festival Jaton ini akan ramai dan dihadiri oleh sekitar 3.000 peserta, sehingga bisa mendatangkan pendapatan lebih bagi kami para pedagang," ungkap Saidah.
Saidah berharap Festival Jaton mampu mempromosikan wisata Kabupaten Pohuwato.
"Kemeriahan festival ini semoga menjadi ajang promosi wisata Pohuwato kepara para peserta festival," ucapnya.
Baca juga: Berita Foto: Parade Gorontalo Karnaval Karawo 2024
Menurut Saidah, Festival Jaton sangat dinantikan oleh banyak orang, baik warga Pohuwato maupun luar daerah.
Agenda ini disebut menjadi sarana bagi masyarakat setempat untuk menunjukkan keragaman budaya dan potensi pariwisata yang dimiliki Kabupaten Pohuwato.
Namun, pembukaan festival yang dijadwalkan pada Rabu sore ini sempat ditunda hingga malam hari karena hujan mengguyur Kabupaten Pohuwato.
Meski demikian, antusiasme masyarakat dan peserta festival tetap tinggi.
"Semoga acara ini berlangsung sukses dan memberikan manfaat besar bagi semua pihak yang terlibat," tandasnya.
==================================================
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk berita teraktual