Banjir Gorontalo
500 Warga Korban Banjir di Kelurahan Tenilo Kota Gorontalo Butuh Bantuan Makanan Cepat Saji
Sebanyak 500 warga Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo membutuhkan makanan cepat saji.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-06-26_Lurah-Tenilo-Gamarudin-Daud_Banjir-Tenilo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 500 warga Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo membutuhkan makanan cepat saji.
Menurut Lurah Tenilo, Gamarudin Daud, saat ini sekira 300 Kepala Keluarga (KK) terdampak banjir.
"Kalau diestimasi ini sekitar 500 jiwa yang terdampak dan 300 KK," ungkapnya saat ditemui di lokasi banjir, Rabu (27/6/2024).
Makanan siap saji dibutuhkan karena tidak ada bisa memasak. Dapur warga tergenang air hujan.
Pada Rabu sore, genangan air setinggi betis kaki orang dewasa.
"Untuk sementara masyarakat di sini butuh makanan siap saji, karena warga yang terdampak tidak bisa memasak," tuturnya.
Yanto Usman (53), warga Kelurahan Tenilo, mengungkapkan bahwa dirinya bersama keluarga sangat membutuhkan makanan dari pemerintah setempat.
"Jangankan memasak, menguras air yang masuk di rumah saya saja sudah cukup sulit," ujar Yanto.
Tim BPBD bersama aparat kepolisian, hingga Babinsa telah membantu para warga mengevakuasi barang-barang berharga. Mereka juga turut menguras air di dalam rumah.
Setelah air mulai surut, warga mulai membersihkan lumpur.
Kepolisian membersihkan potongan-potongan kayu yang terbawa banjir.
Banjir melanda Kelurahan Tenilo ini menambah daftar panjang bencana alam di Gorontalo dalam beberapa hari terakhir.
Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah mitigasi untuk mencegah kejadian serupa.
Kondisi cuaca yang masih tidak menentu ini, warga berharap bantuan terus mengalir sampai situasi kembali kondusif.
Jalan Kancil Kota Lumpuh Total
Hujan deras yang mengguyur Kota Gorontalo sejak siang hari pada Rabu (26/6/2024) menyebabkan banjir besar yang melumpuhkan Jalan Kancil di Kelurahan Tenilo, Kecamatan Kota Barat.
Banjir ini merendam puluhan rumah dan memutus akses transportasi, mengakibatkan lumpuhnya aktivitas warga di wilayah tersebut.
Pantauan TribunGorontalo.com menunjukkan pemandangan yang mengkhawatirkan dengan akar pohon dan puing-puing berserakan di jalanan, serta air yang menggenangi pemukiman.
Aliran air yang deras dari gunung di sekitar wilayah itu membawa serta material yang memperparah kerusakan.
Ketinggian air mencapai betis orang dewasa, memaksa banyak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi demi keselamatan.
"Saat air mulai masuk ke rumah, kami langsung berusaha menyelamatkan barang-barang yang bisa dibawa. Situasinya sangat kacau, akar pohon sampai di jalan," kata Indri (30), seorang warga yang terdampak banjir.
Banjir ini tidak hanya merusak rumah dan infrastruktur, tetapi juga memutus akses jalan utama, menyebabkan kemacetan parah dan menghentikan aktivitas sehari-hari warga.
Petugas dari kepolisian, BPBD, dan aparat kelurahan terlihat bekerja keras membersihkan jalan dari akar pohon dan puing-puing agar akses bisa segera dibuka kembali.
Warga yang rumahnya terkena banjir turut membersihkan lumpur tebal yang masuk ke rumah mereka.
Beberapa warga menggunakan alat penyedot air yang disediakan oleh aparat setempat untuk membantu mengeluarkan air yang menggenangi rumah mereka.
"Jangankan bagian dalam rumah, di Jalan Kancil itu sudah tidak ada lagi aspal, lumpur semua ini," ungkap Yanto Usman (53), seorang warga yang juga terdampak.
Dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu, warga di Kelurahan Tenilo diminta untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
Pemerintah Kota Gorontalo terus berupaya memberikan bantuan secepat mungkin untuk mengatasi dampak banjir ini dan memastikan keselamatan warga.
Upaya pembersihan dan pemulihan sedang berlangsung, dan petugas berharap akses jalan dapat segera dibuka kembali agar aktivitas warga bisa kembali normal.
Pemerintah daerah juga telah menyiapkan bantuan darurat untuk warga yang terdampak banjir, termasuk tempat pengungsian sementara dan kebutuhan pokok.
==================================================
Ikuti Saluran WhatsApp TribunGorontalo untuk berita teraktual
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.