Sabtu, 7 Maret 2026

Sejaran dan Budaya Gorontalo

3 Makam Bersejarah di Bone Bolango Gorontalo: Raja-raja hingga Pahlawan Nasional

Kabupaten ini terbentuk dari pemekaran Kabupaten Gorontalo pada tahun 2003, dan kini telah berkembang menjadi 18 kecamatan dari awalnya hanya empat ke

Tayang:
Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 3 Makam Bersejarah di Bone Bolango Gorontalo: Raja-raja hingga Pahlawan Nasional
Foto: Kolase TribunGorontalo.com/Arianto
Makam Nani Wartabone dan Makam Hubulo di Kabupaten Bone Bolango Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango - Kabupaten Bone Bolango di Provinsi Gorontalo, Indonesia, memiliki sejarah panjang dan kaya akan warisan budaya.

Kabupaten ini terbentuk dari pemekaran Kabupaten Gorontalo pada tahun 2003, dan kini telah berkembang menjadi 18 kecamatan dari awalnya hanya empat kecamatan: Bone Pantai, Kabila, Suwawa, dan Tapa.

Bone Bolango tidak hanya kaya akan kekayaan alam tetapi juga menyimpan berbagai situs bersejarah, termasuk tiga makam terkenal yang telah menjadi tempat wisata kebanggaan masyarakat setempat.

Berikut adalah tiga wisata makam bersejarah di Bone Bolango:

1. Museum Nani Wartabone

Museum Nani Wartabone dulunya adalah rumah pahlawan nasional asal Gorontalo, Nani Wartabone.

Dibangun sejak tahun 1928, rumah ini menjadi saksi bisu perjuangan sang pahlawan.

Setelah Nani Wartabone wafat pada tahun 1986, rumah ini dirawat oleh anak dan cucunya, sebelum akhirnya dijadikan museum untuk mengenang semangat juangnya.

Museum ini terletak di Desa Bube Baru, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, sekitar 9 kilometer dari pusat Kota Gorontalo.

Selain museum, terdapat dua makam di sampingnya, yaitu makam Nani Wartabone dan istrinya, Aisyah Tangahu.

Setiap 23 Januari, hari patriotik, banyak pejabat dan masyarakat yang berziarah ke makam ini.

Di hari-hari lain, penziarah dari berbagai kalangan, termasuk warga asing, juga sering mengunjungi tempat ini.

2. Makam Raja Hubulo

Makam Raja Hubulo dikenal sebagai salah satu situs wisata sejarah penting di Bone Bolango. Raja Hubulo dipercaya sebagai wali penyebar Islam di Gorontalo sejak abad ke-17.

Makam ini terletak di Desa Keramat, Kecamatan Tapa, sekitar 7 kilometer dari pusat Kota Gorontalo.

Untuk mencapai makam, pengunjung harus menaiki 60 anak tangga. Di samping pintu masuk makam, terdapat Pondok Pesantren Hubulo yang juga merupakan peninggalan sejarah Raja Hubulo.

Setelah menaiki tangga, pengunjung akan disambut oleh gerbang bertuliskan "Makam Hubulo (Gobel) Raja Bulango (1752 - 1772) Gelar Aulia Salihin, Lahir 1709 Wafat 1793".

Di dalam kompleks makam, terdapat musholla dengan ukiran Arab di sekelilingnya, yang masih terawat dengan baik.

Musholla ini digunakan untuk salat jenazah keluarga atau keturunan Gobel. Di puncak kompleks, pengunjung bisa melihat bangunan makam Raja Hubulo dengan kubah hijau dan dinding berlapis emas.

Selain makam Raja Hubulo, terdapat puluhan makam lain dengan nama belakang Gobel, termasuk makam Tyaeb Mohammad Gobel, pendiri perusahaan elektronik Indonesia PT National Panasonic Gobel, yang juga ayah dari Rahmat Gobel.

3. Makam Raja Ruchban

Di Desa Taludaa, Kecamatan Bone, terdapat makam Raja Ruchban, peninggalan sejarah Kerajaan Bone Suwawa.

Raja Ruchban memerintah dari tahun 1856 hingga 1859 sebelum melepaskan tahtanya dan menjelajahi wilayah selatan Bone Pantai.

Perjalanan tersebut membawa Raja Ruchban dan para pengikutnya ke Taludaa, yang kini dikenal sebagai Desa Taludaa.

Makam Raja Ruchban menjadi bukti jejak sejarah kerajaan tersebut, bersama dengan dua senjata meriam yang diwariskannya.

Salah satu meriam tersebut kini dipajang di rumah adat Kabupaten Gorontalo, sementara yang lainnya berada di Kantor Camat Bone.

Makam ini berjarak sekitar 49 kilometer dari pusat Kota Gorontalo, dan dapat ditempuh dengan sepeda motor selama tujuh hingga delapan jam perjalanan darat.

Bone Bolango dengan tiga makam bersejarah ini tidak hanya menjadi saksi bisu perjalanan sejarah Islam dan perjuangan kemerdekaan di Gorontalo, tetapi juga menjadi destinasi wisata budaya yang menarik bagi para pengunjung dari berbagai kalangan. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved