Gorontalo Terkini

Fasilitas Panjat Tebing Bone Bolango Gorontalo Terbengkalai, Terpaksa Pinjam Tempat ke Daerah Lain

Fasilitas panjat tebing yang terletak di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, saat ini dalam kondisi rusak parah dan terbengk

Penulis: Arianto Panambang | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Arianto Panambang
Rangka fasilitas olahraga panjat tebing di Bone Bolango, Gorontalo, Selasa (18/6/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Bone Bolango -- Mimpi para atlet panjat tebing di Bone Bolango untuk berlatih dan bertanding di daerahnya sendiri terancam pupus.

Fasilitas panjat tebing yang terletak di Desa Moutong, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, saat ini dalam kondisi rusak parah dan terbengkalai.

Pantauan TribunGorontalo.com, dinding panjat tebing sudah tidak lagi terpasang pada tiangnya.

Bahkan, tiang besi yang digunakan sebagai penyangga pun sudah berkarat.

Kondisi ini membuat fasilitas tersebut tidak lagi layak pakai.

Baca juga: 7 Ribu Hewan Kurban Disembelih Se-Gorontalo pada Iduladha 1445 H

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bone Bolango, Armin Yusuf mengakui fasilitas tersebut sudah lama terbengkalai.

Menurutnya, fasilitas itu terbengkalai sejak pandemi Covid-19 melanda pada tahun 2020.

"Sejak Covid-19 kemarin itu fasilitasnya rusak, terbengkalai begitu. Kami mau pakai tidak bisa, mau buat kegiatan juga tidak bisa," ungkap Ibo, sapaan akrab Armin Yusuf, saat dikonfirmasi TribunGorontalo.com, Selasa (18/6/2024).

Parahnya lagi, Ibo menjelaskan bahwa fasilitas panjat tebing tersebut baru dua kali digunakan untuk event sejak didirikan pada tahun 2019.

"Bagaimana mau buat kegiatan, fasilitasnya saja rusak. Saya bilang begitu," tegas Ibo.

Ibo dan FPTI Bone Bolango sudah berupaya untuk memperbaiki kondisi fasilitas tersebut.

Mereka telah mengajukan permohonan pemeliharaan kepada Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dispaspora) Bone Bolango.

Baca juga: 7 Ketentuan Wajib Dipatuhi Pengunjung Hiu Paus Botubarani Gorontalo

"Kami sudah menyurat dan bermohon ke Dispaspora, cuman belum ada tindak lanjutnya," tutur Ibo.

Kondisi ini membuat para atlet panjat tebing di Bone Bolango harus meminjam tempat latihan ke daerah lain.

Hal ini tentu saja menghambat proses latihan dan pengembangan prestasi mereka.

Ibo berharap agar pihak terkait, dalam hal ini Dispaspora Bone Bolango, dapat segera mengambil langkah untuk memperbaiki fasilitas panjat tebing tersebut.

"Semoga bisa segera diperbaiki, karena sudah lama kami mau buat kegiatan tapi tidak bisa, mau latihan saja harus pinjam ke wilayah sebelah," harap Ibo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved