Pemkab Gorontalo
3.000 Hewan Kurban Diperiksa Pemkab Gorontalo Jelang Idul Adha
Sebanyak 3.000 hewan kurban di Kabupaten Gorontalo diperiksa oleh Dinas Peternakan pada Minggu (6/16/2024).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sebanyak 3.000 hewan kurban di Kabupaten Gorontalo diperiksa oleh Dinas Peternakan pada Minggu (6/16/2024).
Ribuan hewan itu terdiri dari sapi dan kambing.
Pemeriksaan hewan kurban ini merupakan kolaborasi Dinas Peternakan dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo.
Kabid Pembibitan dan Produktivitas Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gorontalo, Zulkifli Kau, menyebut pihaknya telah melakukan pemeriksaan tiga minggu sebelum hari raya kurban.
Ia mengklaim jumlah ternak sapi kurban di Kabupaten Gorontalo mampu memenuhi permintaan masyarakat.
"Sebagai contoh saat ini di pasar hewan itu, yang ramai hanya penjual saja, mungkin karena masalah ekonomi," tukasnya.
Saat ini Pemkab Gorontalo telah melakukan rekapitulasi pendataan jumlah kelompok peternak.
"Kita ini kalau angka pasti dari peternak sapi, kita belum ada datanya. Tapi kalau kelompok penerima bantuan, kita ada sekitar 7.000," terang Zul.
Baca juga: 880 Ekor Sapi Kurban di Kabupaten Bone Bolango Siap Disembelih saat Idul Adha 2024
Sebelumnya di tahun 2023, jumlah hewan yang dikurbankan di Kabupaten Gorontalo tercatat sebanyak 1.000 ekor.
Angka itu kata Zul, masih sangat jauh dari angka kelompok peternak penerima bantuan. Belum lagi dengan peternak yang tidak terdata.
Bahkan di tahun 2024, Dinas Peternakan Kabupaten Gorontalo mengirim sebanyak 750 ekor sapi ke Kalimantan menggunakan jasa Tol Laut.
Saat ini pihaknya bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, tengah melakukan pemeriksaan kesehatan ternak di Desa Reksonegoro, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo.
Sejalan dengan itu, Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo menjelaskan, pengecekan kesehatan hewan merupakan persyaratan pemotongan hewan kurban.
"Kita bersyukur saat ini di Kabupaten Gorontalo sudah ada dokter dan mantri hewan yang sudah menyebar di seluruh wilayah Kabupaten Gorontalo," ujarnya.
Bupati Nelson berharap kegiatan seperti pemeriksaan hewan dapat dilakukan secara berkelanjutan.
"Pemeriksaan ini harus dilakukan terus menerus apalagi akan di bagikan kepada masyarakat, maka ini menjadi perhatian kita semua. " ujar nelson. (Adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-Pasar-Hewan-di-Kelurahan-Kayubulan-Kecamatan-Limboto.jpg)