Viral Nasional

Derita TKI, Dikunci Majikan di Luar Rumah Setiap Hari Selama 18 Jam

Dilaporkan oleh World of Buzz pada Selasa (11/6/2024) melalui Tribun Trends, insiden ini memperlihatkan saat seorang TKI ditemukan di balkon rumah di

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
New Straits Times via Tribun Trends
TKI 21 tahun di Malaysia dikunci oleh majikannya di balkon luar rumah. Ia hanya diperbolehkan masuk rumah selama 6 jam. 

Menurut The Straits Times, pada 9 Juni pukul 5 sore, divisi Anti-Perdagangan Manusia dan Anti-Penyelundupan Migran (Atipsom) Departemen Investigasi Kriminal Bukit Aman melakukan penggerebekan di apartemen tersebut.

Mereka berhasil menangkap seorang perempuan berusia 69 tahun yang mereka curigai sebagai majikan korban.

Kasusnya kini diselidiki berdasarkan UU Atipsom dan UU Imigrasi.

Di tempat lain, sebuah kisah viral terjadi di China. Seorang pengasuh anak bernama Yu, terpaksa merawat seorang balita selama berbulan-bulan tanpa menerima bayaran setelah orang tua anak itu menghilang.

Yang lebih parah, majikan Yu melarikan diri dengan membawa uang yang mereka pinjam darinya.

Menurut laporan dari Oddity Central, Yu, korban dalam kasus ini, telah menjadi berita utama di China selama lebih dari sebulan.

Yu mengatakan bahwa ia dipekerjakan oleh pasangan suami istri di Harbin, provinsi Heilongjiang, untuk merawat anak mereka yang baru lahir dengan janji gaji bulanan sebesar 7.000 yuan (sekitar Rp15,5 juta).

Tak lama setelah mencapai kesepakatan, orang tua bayi itu memberi tahu Yu bahwa mereka harus pergi ke Tianjin untuk mengurus warisan besar, termasuk properti dan barang mewah.

Mereka meminta Yu untuk meminjamkan uang guna membayar pengacara dan mengurus dokumen, dengan janji akan mengembalikannya.

Sebagai jaminan, mereka menunjukkan foto-foto barang mewah dan dokumen kepemilikan hotel.

Yu setuju untuk merawat anak mereka selama mereka menyelesaikan urusan di Tianjin, merasa tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namun, situasinya berubah drastis.

Yu mengungkapkan bahwa ia belum menerima gajinya sejak November tahun lalu, meskipun terus merawat anak tersebut setelah orang tuanya menghilang.

Lebih buruk lagi, Yu juga meminjamkan sejumlah besar uang, termasuk tabungan hidupnya dan uang yang dipinjam dari saudara laki-lakinya, karena percaya bahwa orang tua bayi itu akan membayarnya setelah menerima warisan.

Secara keseluruhan, pasangan tersebut berutang lebih dari 110.000 yuan (sekitar Rp244 juta) kepada Yu.

“Saya telah memberikan seluruh tabungan saya kepada mereka, tetapi sejak November tahun lalu, saya belum menerima gaji apa pun,” kata Yu dengan kecewa.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved