Pemkab Gorontalo
1.500 Paket Sembako Dijual di Pasar Murah, Bupati Nelson: Kebutuhan Masyarakat Sudah Mulai Meningkat
Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menggelar Pasar Murah digelar di Pasar Moderen Limboto (Pasmolim) pada Minggu (9/6/2024).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-Pasar-Murah-di-Pasar-Modern-Limboto.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menggelar Pasar Murah.
Pasar murah digelar di Pasar Moderen Limboto (Pasmolim) pada Minggu (9/6/2024).
Hal ini merupakan kolaborasi antara pemerintah Provinsi Gorontalo, Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah Kabupaten Gorontalo.
Pasar Murah dianggap sebagai upaya pemerintah dalam menekan inflasi menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 2024.
Tercatat saat ini harga beberapa komoditas pangan perlahan mulai naik.
"Ini sudah menjelang Idul Adha jadi kebutuhan sudah mulai meningkat," kata Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, kepada wartawan, Minggu (9/6/2024).
Sedikitnya ada enam komoditas dijual secara paket saat Pasar Murah, di antaranya beras, minyak kelapa, bawang merah, bawang putih, cabe dan gula.
Paket seharga Rp200 ribu disubisidi pemerintah menjadi Rp75 ribu.
Namun, Bupati Nelson berharap masyarakat tidak hanya bergantung di pasar murah saja.
"Tetapi kita juga harus menanam, memproduksi," tuturnya.
Kata dia, masyarakat akan lebih sedikit menekan angka pengeluaran untuk keperluan belanja, terutama kebutuhan minyak goreng.
Karena menurutnya, Kabupaten Gorontalo saat ini lahan komoditas kelapa.
"Minyak sekarang itu naik, kita berharap minyak kelapa kampung dapat diproduksi secara alamiah," pungkasnya. (Adv)