Berita Viral
Viral, Seorang Bidan di Sumsel Dandan Nyentrik saat Pakai Baju Tahanan, Kasus Dugaan Malpraktik
Diketahui, telah viral di media sosial video seorang bidan bernama Zainab (ZN) menyuntik tengah menyuntik seorang pasien.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Viral-seorang-bidan-di-Sumatra-Selatan-dandan-nyentrik-saat-pakai-baju-tahanan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Viral, seorang bidan di Sumatera Selatan (Sumsel) diamankan polisi karena diduga melakukan malapraktik.
Diketahui, telah viral di media sosial video seorang bidan bernama Zainab (ZN) menyuntik tengah menyuntik seorang pasien.
Diduga cairan suntikan yang diberikan pada pasien adalah carian yang tidak sesuai dosis dan keluhan pasien.
Setelah berobat di praktik bidan tersebut, kondisi pasien tidak membaik.
Pasien akhirnya meninggal dunia, karena ginjalnya rusak parah dan harus menjalani cuci darah.
Video tersebut viral di Instagram, diunggah oleh pemilik akun @medsosrame, Jumat (3/5/2024)
Penampilan ZN saat ditangkap dan memakai baju tahanan pun menjadi sorotan hingga viral di media sosial.
Pasalnya, si bidan masih memakai bulu mata dan make up.
Sosok bidan tersebut rupanya juga merupakan seorang Lurah di Kota Prabumulih, Provinsi Sumatera Selatan.
Saat hendak dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Prabumulih, bidan ZN terlihat mengenakan baju pink, dengan makeup full.
Bahkan mengenakan bulu mata anti badai, sepatu hitam, serta jilbab coklat.
Saat wartawan melakukan door stop, bidan Zainab hanya tertunduk.
Ia tidak memberikan jawaban kepada wartawan ketika dimintai tanggapan terkait kasus yang sedang dihadapinya tersebut.
Bidan Zainab sendiri di kalangan pejabat pemerintah kota Prabumulih dikenal modis dan berpenampilan layaknya ibu-ibu pejabat negara.
Dimana pakaian selalu nyentrik, memakai gelang emas hingga tas yang elegan.
"Kalau bidan ZN itu kita lihat sepintas seperti bukan Lurah, penampilannya mewah. Kalau dibanding lurah lain atau kepala dinas perempuan beda banget," ungkap Adi, satu diantara pegawai Pemkot Prabumulih ketika dibincangi, Rabu (5/6/2024), dikutip dari Tribun Bengkulu.
Sosok dan Kekayaan Bidan ZN
Zainab, seorang bidan dan Lurah di Kota Prabumulih Provinsi Sumatera Selatan viral di media sosial setelah diduga melakukan malpraktik pada November 2023 lalu.
Dari laman LHKPN KPK RI terlihat Zainab terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2020 lalu.
Saat itu, Zainab masih berstatus sebagai Kepala Seksi Pelayanan Umum dan Kesejahteraan Sosial di Keluarahan Muntang Tapus.
Dari laporan tersebut, Zainab mencatatkan kepemilikan harta kekayaan sebanyak Rp 457.676.953.
Hingga saat ini, Zainab belum melaporkan kembali harta kekayaannya.
Dengan rincian sebagai berikut :
A. TANAH DAN BANGUNAN : Rp 345.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 144 m2/90 m2 di KOTA PRABUMULIH , HASIL SENDIRI : Rp 250.000.000
2. Tanah Seluas 1200 m2 di KOTA PRABUMULIH, HASIL SENDIRI : Rp 95.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN : Rp 177.000.000
1. MOTOR, YAHAMA BISON Tahun 2011, HASIL SENDIRI : Rp 12.000.000
2. MOBIL, DAIHATSU XENIA Tahun 2013, HASIL SENDIRI : Rp 165.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA : Rp 10.000.000
D. SURAT BERHARGA : Rp 0
E. KAS DAN SETARA KAS : Rp 5.676.953
F. HARTA LAINNYA : Rp 0
Sub Total : Rp 537.676.953
II. HUTANG : Rp 80.000.000
Total : Rp 457.676.953.
Kronologi Kejadian
Kasus malapraktik yang diduga dilakukan bidan yang juga oknum Lurah itu bermula Pada 23 November 2023 pasien mengeluh sakit maag dan dibawa berobat ke bidan tersebut.
"Bidan menyarankan untuk dirawat kurang lebih 1 minggu tanpa ada cek lab, cek citi scan. Lalu bidan memberikan suntikan obat-obatan yang keluarga juga tidak tahu kalau ditanya tentang suntikan-suntikan obat itu aman katanya sudah sesuai resep, suntikan-suntikan yang berbagai macam cairan yang banyak sesuai yang ada di video," di foto berisi tulisan itu.
"Selama pengobatan terakhir di bidan tersebut tidak ada perubahan sama sekali malah makin parah akhirnya diputuskan tidak lagi berobat ke bidan tersebut. Setelah pasien berobat mandiri ke RS, ternyata ginjal pasien yang sebelumnya sehat mengalami pembengkakan dan divonis harus cuci darah. Setelah pasien cuci darah sebanyak 6 kali, pasien meninggal dunia pada 22 Januari 2024," dalam tulisan yang menyebar itu.
Sementara itu, anak korban mengungkapkan pihaknya sengaja memviralkan kasus tersebut agar tidak terjadi kepada warga lain dan apa yang dilakukan diduga oknum bidan diduga salah.
"Kami keluarga sepakat mengangkat kasus ini, awalnya kami tidak mau apalagi ayah selalu melarang namun kami menduga ada kejanggalan," ungkap anaknya melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.
Sementara itu dalam video itu terlihat sang oknum bidan memasukkan cukup banyak cairan ke dalam jarum suntik, lalu setelah itu cairan racikan beberapa obat itu disuntikkan kepada korban.
Menurut sang bidan pasien dan keluarga tidak perlu khawatir karena itu sudah sesuai resep dan menurutnya cukup aman.
"Tidak apa-apa, ini aman sudah sesuai dengan spek," ungkap oknum bidan tersebut dalam rekaman video yang beredar tersebut.
Adapun video Zainab diduga malpraktik di Kota Prabumulih ini pun beredar luas di media sosial.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Pakai Baju Tahanan, Bidan Kasus Malapraktik Masih Full Make Up & Kenakan Bulu Mata, Dikenal Nyentrik.
| Viral! Dua Gadis Tunarungu Lolos Kerja di Matahari, Ternyata Saudari Kembar, Banjir Dukungan |
|
|---|
| Viral Curi Uang Pedagang Nasi Uduk, Pria di Bekasi Dibekuk Polisi |
|
|---|
| DPR Turun Tangan, PHK Karyawan Mie Sedaap Resmi Disetop |
|
|---|
| Bayi 6 Bulan Meninggal, Keluarga Salahkan Puskesmas: Tabung Oksigen Kosong, Ambulans tak Ada |
|
|---|
| Anak jadi Korban Kekerasan Pacar sang Ibu saat Check In di Hotel |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.