Pemkab Gorontalo
Nelson Pomalingo Respon 10 Tahun Kepemimpinan Marten Taha: Itu Tidak Gampang
Sesama kepala daerah dua periode, Nelson menyebut Marten telah berhasil memimpin Kota Gorontalo dengan sukses dan selamat.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/hadir-pada-pelepasan-Wali-Kota-Gorontalo-Marten-Taha-di-Rudis-Wali-Kota-Minggu-262024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo, memberikan pujian atas kepemimpinan Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, yang telah berakhir masa jabatannya.
"Beliau telah menyelesaikan tugas selama 10 tahun, itu tidak gampang," ujar Nelson kepada TribunGorontalo.com, Minggu (2/6/2024).
Sesama kepala daerah dua periode, Nelson menyebut Marten telah berhasil memimpin Kota Gorontalo dengan sukses dan selamat.
"Karena ada juga yang sukses tapi tidak selamat," timpalnya.
Baca juga: Ratusan Siswa Berbaris di Jalan, Beri Salam dan Terima Kasih Kepada Marten Taha
Nelson yang hadir bersama kepala daerah lainnya dalam prosesi adat Mopotulungo/Modepito untuk Marten Taha, menilai sosok Marten adalah figur yang bisa diajak bekerja sama.
Lebih lanjut, Nelson mengungkapkan bahwa selama ia menjadi rektor dan Bupati Gorontalo, Marten kerap kali mengajaknya berkolaborasi.
"Beliau ini sangat terbuka dengan semua orang," pungkasnya.
Marten Taha resmi meninggalkan rumah dinas Wali Kota Gorontalo pada hari Minggu (2/6/2024), menandakan berakhirnya masa jabatannya selama dua periode.
Acara adat Mopotulungo/Modepito dilangsungkan untuk mengantar Marten Taha ke rumah kediaman pribadinya.
Puluhan pejabat dan ASN Pemkot Gorontalo turut serta mengantarkan Marten Taha dan istrinya dengan berjalan kaki dari halaman rudis menuju Kompleks Kantor Bank BNI di Jalan Nani Wartabone.
Baca juga: Wali Kota Gorontalo Marten Taha Lepas Jabatan, Isak Tangis Warnai Prosesi Adat Mopotulungo
Suasana haru menyelimuti prosesi adat ini. Pemimpin upacara menitikkan air mata, diikuti puluhan ASN lainnya.
Marten Taha pun tampak berat hati meninggalkan rudis yang telah menjadi tempatnya mengabdi untuk Kota Gorontalo selama dua periode.
Setelah upacara, Marten Taha diiring-iring dan dikawal oleh aparat kepolisian dan Dishub Kota Gorontalo menuju kediamannya di Jalan Apel I, Kelurahan Huangobotu, Kecamatan Dungingi.
Setibanya di rumah pribadinya, Marten Taha disambut oleh ratusan masyarakat. Dalam prosesi ini, Wakil Wali Kota Gorontalo Ryan Kono, sejumlah pejabat, dan pimpinan kepala daerah, termasuk Pj. Gubernur Gorontalo Rudy Salahuddin, turut hadir.
Momen ini menjadi tanda berakhirnya kepemimpinan Marten Taha sebagai Wali Kota Gorontalo.
Dedikasi dan pengabdiannya selama dua periode akan selalu dikenang oleh masyarakat Kota Gorontalo.(*)