Rabu, 11 Maret 2026

Universitas Negeri Gorontalo

Edhi Ismail Raih Gelar Doktor Administrasi Publik di UNG, Teliti Evaluasi Kebijakan BOS di Bolmut

Edhi Ismail, mahasiswa pascasarjana program doktor Administasi Publik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meraih gelar doktor.

Tayang:
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Edhi Ismail Raih Gelar Doktor Administrasi Publik di UNG, Teliti Evaluasi Kebijakan BOS di Bolmut
Humas UNG
Edhi Ismail Raih Gelar Doktor Administrasi Publik di Universitas Negeri Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Edhi Ismail, mahasiswa pascasarjana program doktor Administasi Publik Universitas Negeri Gorontalo (UNG) meraih gelar doktor.

Edhi Ismail melakukan penelitian soal  evaluasi kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.

Edhi menjadi salah satu mahasiswa yang meraih gelar doktor administrasi publik melalui ujian disertasi promosi doktor di Aula Pascasarjana UNG, Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Edhi Ismail berhasil mempertahankan disertasinya tentang evaluasi kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara d ihadapan pimpinan sidang, penguji serta promotor.

Edhi Ismail berharap dapat memberikan perubahan yang baik dari identifikasi masalah hingga produk yang dihasilkan dari evaluasi ini dengan mengintegrasikan model efektifitas dalam implementasi kebijakan di pemerintah daerah.

"Diharapkan dapat digunalan dalam proses pengambilan keputusan dan perbaikan kebijakan," ujarnya.

Edhi juga berharap, model efektifitasnya dari judul disertasinya mengenai evaluasi kebijakan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dapat diadopsi dan juga diterapkan dalam pelaksanaan evaluasi kebijakan pemerintah daerah khususnya di bidang pendidikan.

Model efektifitas yang digunakan Edhi ini sebagai upaya dalam menciptakan dimensi baru bidang pendidikan yang mampu memberikan solusi dalam menentukan sebuah kebijakan bisa dihasilkan efektif atau malah sebaliknya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved