Kamis, 19 Maret 2026

Berita Viral

Kasus Ibu Rekam Anak Lakukan Adegan Panas dengan Pacar, Kriminolog: Bisa Jadi Ada Trauma Masa Lalu

Kasus seorang wanita yang tega rekam anaknya, melakukan adegan panas dengan sang pacar, disoroti Kriminolog Universitas Budi Luhur, Chazizah Gustina.

Tayang:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Kasus Ibu Rekam Anak Lakukan Adegan Panas dengan Pacar, Kriminolog: Bisa Jadi Ada Trauma Masa Lalu
TribunJateng.com
Neneng Komala Dewi 

TRIBUNGORONTALO.COM - Kabar terkini soal kasus seorang wanita bernama Neneng Komala Dewi (46) yang tega rekam anaknya, HR (17) melakukan adegan panas dengan sang pacar.

Diketahui, pacar dari HR adalah seorang sopir bus. 

Awalnya, Neneng tertarik pada sopir bus tersebut. Namun, cinta Neneng rupanya tidak berbalas.

Ketika Neneng mengenalkan pria itu pada HR, rupanya sopir itu malah tertarik pada anak Neneng.

Lantaran sakit hati, Neneng memaksa anaknya melakukan adegan panas bersama sang pacar, lebih-lebih adegan tersebut oleh Neneng.

Kasus ini pun turut disoroti Kriminolog Universitas Budi Luhur, Chazizah Gustina.

Ia menuturkan, pihak polisi harus berhati-hati dalam mengusut kasus ini.

Terlebih mengenai kejiwaan pelaku.

Pasalnya, seorang yang melakukan tindak kejahatan dan mengalami gangguan kejiwaan, maka dia bebas dari tanggung jawab.

“Saya rasa (polisi) harus hati-hati, karena kita tahu ada undang-undang ketika seseorang yang melakukan kejahatan mengalami gangguan jiwa, maka dia bebas dari tanggung jawab,” ucapnya saat dihubungi TribunJakarta.com, Kamis (23/5/2024).

Ia juga meminta polisi untuk lebih dalam memeriksa kejiwaan pelaku, dalam hal ini Neneng.

“Melihat hal ini kita harus memeriksa lebih lanjut, lebih dalam lagi bagaimana gangguan jiwa yang dialami pelaku kejahatan,” sambungnya.

Diketahui, dari hasil pemeriksaan kejiwaan, Neneng tak mengalami gangguan kejiwaan.

Jadi, Neneng dinyatakan harus bertanggung jawab atas perbuatannya tersebut.

Masa Lalu Bisa Berpengaruh

Diwartakan sebelumnya, Chazizah menduga Neneng yang menjadi warga Duren Sawit, Jakarta Timur, itu punya trauma pada masa lalu.

Ia menuturkan aksi menyimpang yang dilakukan oleh Neneng bisa dipicu oleh kejadian atau peristiwa yang menimpanya dulu.

“Setiap individu itu punya latar belakang kehidupan, bagaimana dia melewati kehidupannya."

"Kalau bicara kejahatan dari sudut pandang pelaku, kita harus melihat background sebelumnya dari masa tumbuh kembang sampai dia melakukan suatu perbuatan menyimpang,” ucapnya.

Ia menuturkan secara teoritis tak mungkin seseorang melakukan kejahatan atau tindakan menyimpak apabila tak ada trauma di masa lalu.

“Bahasa awamnya itu tidak mungkin dia ujug-ujug, tiba-tiba melakukan kejahatan atau perbuatan menyimpang. Kalau dia terbiasa menerima kebaikan, enggak mungkin tiba-tiba dia jadi keji, kejam, sadis,” ujarnya.

“Karena perilaku kejadian itu berkembang dari diri seseorang karena ada pengalaman, peristiwa yang dia terima sebelumnya,” tambahnya menjelaskan.

Disebut Alami Gangguan Kejiwaan

Hasil pemeriksaan kejiwaan diketahui berbeda dengan penuturan tetangga Neneng.

Tetangga mengatakan Neneng mengalami gejala gangguan kejiwaan.

Nur Ali, Ketua RT tempat Neneng tinggal, menyatakan Neneng diduga mengalami gangguan kejiwaan.

"Kalau secara kasat mata iya (agak gangguan jiwa) tetapi kalau secara medis kita belum tahu karena itu keluarganya yang tahu," kata Ali saat ditemui di kediamannya, Kamis (23/5/2024).

Kendati warga sudah mengetahui Neneng mempunyai gangguan kejiwaan, selama ini Neneng tak pernah berbuat yang merugikan warga.

"Ya selama ini biasa-biasa aja. Agak kurang memang, tapi enggak yang sampai parah," kata dia.

Warga lainnya juga menuturkan hal senada.

"Misalnya nih pas Idul Adha kan dia dikasih daging kurban, eh dagingnya malah mau dijual ke minimarket. Jadi warga sini emang udah pada tahu kalau dia kurang waras," ujar warga RT 01 yang enggan disebutkan namanya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Diminta Berhati-hati dalam Pengusutan Kasus Ibu Rekam Anak Bersetubuh di Jaktim.
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Pravitri Retno W

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved