Viral Lokal
5 Fakta Penemuan Mayat di Rumah Tua Kota Gorontalo, Sandal dan Jaket Jadi Kunci
Fakta-fakta penemuan mayat di rumah tua tanpa penghuni di Kota Gorontalo.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Penemuan-jasad-pria-berusia-25-tahun-di-sebuah-rumah-tua.jpg)
Sepengetahuan Keluarga, Rizki Lagi Keluar Kota
Menurut penjelasan kakak Rizki, yaitu Yanto Ali, bahwa sepengetahuan keluarganya, Rizki keluar kota menuju Kota Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah.
Hal ini didapatkan dari isi pesan dari Rizki ke pacarnya pada 14 April 2024 lalu.
Namun pihak keluarga tak langsung percaya begitu saja.
Mereka sempat menanyakan ke kerabat, apakah RPA benar-benar keluar kota.
Kerabatnya pun mengatakan RPA tak pergi keluar kota karena sempat nongkrong bersama kerabatnya itu.
"Temannya bilang kalau RPA tidak keluar kota, sempat nongkrong bersama temannya itu, dan sempat bertanya ke temannya kalau dia mau balik ke rumahnya usai nongkrong," cerita Yanto.
Keluarga Tak Ingin Korban Diautopsi
Usai ditemukannya jasad Rizki di rumah tua itu, aparat kepolisian langsung membawanya ke RSUD Aloei Saboe untuk dilakukan autopsi.
Namun pihak keluarga menolaknya dan ingin mengubur jasad Rizki keesokan harinya, Sabtu (25/5/2024).
Jasad Rizki atau RPA masih berada di rumah sakit untuk dilakukan pembersih kediamannya untuk disemayamkan dan dikebumikan.
"Jasadnya masih kami taruh dulu di rumah sakit, besok mungkin kami bawa ke rumah untuk dikebumikan," jelas Yanto, Jumat (25/5/2024).
Baca juga: BREAKING NEWS: Penemuan Mayat di Jl Agusalim Kota Gorontalo, Identitas Masih Misteri
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan keluarga korban, Syawal Ali, bahwa awal ditemukannya mayat tersebut dari jejak sendalnya.
Syawal sebagai penemu pertama mayat tersebut mengatakan, ia pada awalnya ingin memancing ikan di sumur tua di dalam rumah terbengkalai itu, Jumat (24/5/2024) siang hari.