Dugaan Korupsi di Kementan
Saksi Sebut SYL Gunakan Uang Kementan untuk Beri THR Pekerja di Rumahnya
Terungkap satu lagi pengakuan saksi dalam sidang dugaan kasus korupsi di Kementan oleh Syahrul Yasin Limpo (SYL), rupanya SYL memberikan uang tunjanga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mentan_SYL_001.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Terungkap satu lagi pengakuan saksi dalam sidang dugaan kasus korupsi di Kementan oleh Syahrul Yasin Limpo (SYL), rupanya SYL memberikan uang tunjangan hari raya (THR) untuk pekerja di rumahnya.
Melansir Tribunnews.com, kesaksian ini diungkapkan oleh Kepala Badan Standarisasi Instrumen Pertanian, Fadjry Djufry, dalam sidang yang dilaksanakan Selasa (21/5/2024).
Kata Fadjry, SYL membagikan uang itu kepada sopir, satpam, dan petugas rumah tangga di rumahnya.
SYL meminta uang untuk hal tersebut, melalui Kasdi Subagyono, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan, yang sekarang merupakan terdakwa dalam kasus ini.
“Artinya kami siapkan untuk sopir, satpam, petugas rumah tangga, masing-masing kita bagi,” kata Fadjry dilansir Kompas.com, Kamis (23/5/2024).
Menurut Fadjry, permintaan uang THR ini terjadi dua kali, yakni pada tahun 2021 dan 2022.
Saat itu Fadjry masih menjabat sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan).
Terkait besaran uang THR, Fadjry menyebut SYL tak menentukannya.
Sehingga Fadjry bersama pegawai di Balitbangtan berunding dan mengumpulkan uang Rp 50 juta untuk membayar THR pegawai di rumah SYL tersebut.
“Itu hasil diskusi. Itu kan bukan untuk menteri langsung, (tapi) untuk staf dan yang lain,” ungkap Fadjry.
Lebih lanjut Fadjry menuturkan, uang Rp 50 juta ini didapat dengan cara menyisihkan biaya perjalanan dinas hingga pemeliharaan kantor.
Kemudian uang tersebut diserahkan Fadjry bersama stafnya secara langsung kepada sopir, satpam hingga asisten rumah tangga SYL.
Jika ada sisa uang, biasanya akan diserahkan untuk SYL melalui ajudannya.
“Jadi tidak semua langsung ke Pak Menteri. Kalau ada sisa dari situ biasanya (diserahkan ke SYL). Ada Rp 10 juta, sudah dipisah, diserahkan ke ajudan,” ungkap Fadjry.
Anak SYL Disebut Sering Palak Protokoler Kementan
Anak mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo disebut-sebut sering meminta fasilitas ke Protokoler Kementan.
Hal itu diungkapkan oleh Protokol Menteri Pertanian, Rininta Octarini saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi di lingkungan Kementan.
Sang anak, Indira Chunda Thita Syahrul (Thita), diungkap oleh saksi pernah meminta tiket pesawat, karangan bunga, hingga kue ulang tahun.
Permintaan tiket pesawat dari Thita ini kemudian diteruskan ke Ditjen Tanaman Pangan Kementan.
"Kalau untuk Bu Thita ya, tiket-tiket itu dibayar pakai dana dari mana? Di sini ada namanya untuk Tanaman Pangan?" tanya jaksa penuntut umum kepada saksi Rini dalam persidangan Rabu (22/5/2024) di Pengadilan Tipikor Jakarta.
"Pernah waktu itu Mas Panji (Ajudan SYL) bilang kalau terkait Ibu Thita itu dimintakan ke Tanaman Pangan," jawab Rini.
Menurut Rini, Thita beberapa kali meminta tiket pesawat untuk perjalanan ke Makassar. Tiket yang dibeli saat itu kelas bisnis.
Padahal, dia tak berstatus sebagai pegawai Kementan.
"Kalau Thita ini berapa kali dia mesan tiket ini melalui saudara? Lebih dari sekali?" tanya jaksa,
"Lebih dari sekali. Biasanya ke Makassar. Kelas bisnis," kata Rini.
"Dia itu pegawai Kementan bukan?" kata jaksa.
"Bukan."
Sedangkan terkait kue ulang tahun dan karangan bunga, dimintanya beberapa kali untuk dikirimkan ke orang lain.
Katanya, Thita meminta langsung ke Rini sebagai Protokoler Mentan melalui Whatsapp.
Permintaan itu kemudian dipenuhi oleh bagian rumah tangga Kementan.
"Biasanya Bu Thita suka WA saya langsung kalau ada permintaan untuk mengirimkan karangan bunga atau pun pemesanan kue ulang tahun. Ada beberapa kali saya infokan ke RTP," katanya.
Rupanya tak hanya Thita, tapi cucu SYL, Tenri Bilang Radinsyah (Bibi) juga mendapat fasilitas berupa tiket pesawat.
Menurut Rini, tiket pesawat untuk Bibi dibelikan atas permintaan Thita.
Permintaan itu kemudia diteruskan ke Biro Umum Kementan.
Baca juga: Jadi Tenaga Ahli di Kementan, Cucu Eks Menteri SYL Dapat Honor Bulanan Rp 10 Juta
"Kalau Tenri Bilang Radisyah itu kepada siapa mintanya? Dirjen mana?" tanya jaksa kepada Rini.
"Tidak ada, jadi bisanya saya minta ke Biro Umum," kata Rini.
"Kenapa dipenuhi itu?"
"Karena saya mendapatkan arahan dari Bu Thita-nya langsung," ujar Rini.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Hanya untuk Keperluan Pribadi, Uang Kementan Juga Dipakai SYL untuk Bayar THR Sopir dan ART.
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Garudea Prabawati
| Thita Tahu Bibie Punya Usaha Tambang dari Gelagatnya yang Sering tukar Uang Dolar Lewat Asisten |
|
|---|
| 6 Hal Menarik yang Diungkap Thita, Anak SYL saat Hadir Jadi Saksi Persidangan Kasus Korupsi Kementan |
|
|---|
| Ini 4 Poin yang Dibantah Thita, Anak SYL, soal Keterlibatannya dalam Dugaan Kasus Korupsi Kementan |
|
|---|
| Dipanggil JPU KPK soal Sidang Pemeriksaan SYL, Febri Diansyah Sebut Sudah Konfirmasi akan Hadir |
|
|---|
| Update Kasus Korupsi di Kementan, KPK Sita 1 Unit Mobil Milik Anak SYL |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.