Demo Kanal Tanggidaa
3 Tuntutan Warga Sekitar Proyek Kanal Tanggidaa Kota Gorontalo yang Berdemo
Warga Kota Gorontalo sekitar proyek kanal Tanggidaa melakukan aksi demontrasi pada Selasa (21/5/2024) siang.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wargaproyek-kanal-Tanggidaa-melakukan-aksi-demontrasi-gggg.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Warga Kota Gorontalo sekitar proyek kanal Tanggidaa melakukan aksi demontrasi pada Selasa (21/5/2024) siang.
Pendemo yang didominasi ibu-ibu ini meminta pertanggungjawaban pemerintah atas pekerjaan proyek yang sedang mangkrak tersebut.
Pendemo mengatakan, bahwa pemerintah seakan-akan tak bertanggung jawab atas pengerjaan proyek yang dikerjakan sejak 3 tahun lalu itu.
"Tanggidaa ini tanggidaa, bukan daerah lain, kami mau tanami pohon pisang dan gersen di sini. Kalau tidak diselesaikan," tegas seorang wanita yang berdemo
Pendemo lainnya mengatakan pemerintah bukannya membuat senang masyarakat, malah membuat warga Tanggidaa semakin sengsara.
"Pemerintah bukannya bikin masyarakat senang, malah bikin rugi, menderita," kata pendemo wanita tersebut
Mereka berdemo di Jalan Hos Cokroaminoto, Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, tepat di simpang empat Cafe Sudut Kita.
Para wanita tersebut membakar ban di tengah simpang empat tersebut dan menyampaikan tuntutannya ke pihak pemerintah.
Adapun 3 tuntutan yang disampaikan oleh masa aksi meliputi yakni
Pertama, pemerintah harus menyelesaikan proyek Kanal Tanggidaa yang sedang mangkrak itu.
Kedua, masyarakat Tanggidaa dalam beberapa waktu terakhir ini sering mengalami banjir, akibat pengerjaan kanal tersebut belum rampung.
Ketiga, warga Tanggidaa sudah banyak yang mengalami sakit, akibat polusi dari pengerjaan kanal tersebut.
Roy Bau warga sekitar mengatakan, bahwa demo tersebut merupakan spontanitas warga Tanggidaa.
Sebab sejak proyek tersebut dimulai sejak 3 tahun lalu, warga Tanggidaa sering mengalami banjir.
Sebelum adanya pengerjaan kanal itu, warga Tanggidaa sama sekali tak pernah merasakan kebanjiran.