Senin, 16 Maret 2026

Haji Gorontalo

Cerita Tika Budiman, Non Islam Jadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji di Gorontalo

Tika, seorang Non-Islam (Nonis), terpilih untuk pertama kalinya menjadi bagian dari tim PPIH di Gorontalo, dan pengalamannya ini memberikan kesan mend

Tayang:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Ponge Aldi
zoom-inlihat foto Cerita Tika Budiman, Non Islam Jadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji di Gorontalo
TRIBUNGORONTALO/HUSNULPUHI
Tika Budiman (30) seorang Non-muslim yang dipercayakan bertugas sebagai PPIH di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pengalaman menjadi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) adalah sesuatu yang istimewa bagi siapa saja. 

Namun, bagi Tika Budiman (30), pengalaman itu menjadi lebih dari sekadar tugas kerja. 

Tika, seorang Non-Islam (Nonis), terpilih untuk pertama kalinya menjadi bagian dari tim PPIH di Gorontalo, dan pengalamannya ini memberikan kesan mendalam baginya.

Wanita berketurunan Manado itu bekerja sebagai Jabatan Perencana di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi

Ia tak menyangka akan mendapat kesempatan ini. Meskipun berbeda agama, Tika menunjukkan dedikasinya dan kinerja profesionalnya di tempat kerjanya, yang akhirnya membawanya pada tugas yang penuh tanggung jawab tersebut.

Tika dipercayakan sebagai PPIH di bidang kehumasan. Seluruh rangkaian kegiatan jemaah haji mulai dari proses karantina, berangkat hingga nanti balik lagi ke tanah air diinformasikan olehnya.

“Saya ditugaskan sebagai bidang kehumasan untuk PPIH pada tahun ini, dan baru dua hari ini saya menjalankan tugas tersebut," ujar Tika saat ditemui di Asrama Haji, Sabtu (18/5/2024) malam hari.

Ia menjelaskan, alasan tertarik di bidang kehumasan pada musim haji tahun ini.

Bagi dia di bagian tersebut merupakan tugas untuk memberikan informasi terkait pelayanan yang berada di Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Gorontalo.

Lebih khususnya informasi terkait pelayanan bagi jemaah yang akan berangkat ke Madinah untuk melaksanakan ibadah haji.

Ia juga mengakui, bahwa baru tahun ini ia ditunjuk sebagai PPIH. di tahun-tahun sebelumnya ia hanya sekadar memantau dan mengetahui informasi terkait musim haji dari rekan kerjanya yang muslim.

"Ini merupakan pengalaman saya yang pertama, karena tiba-tiba ditunjuk sebagai staf kehumasan," ujarnya.

Selain itu, Tika mengakui, bahwa ditunjuk sebagai PPIH ia sangat merasa senang. Sebab, tugas yang baru diembannya itu merupakan momen pertama kali dalam seumur hidupnya.

Baru dua hari bekerja sebagai PPIH, Tika telah memiliki wawasan baru yaitu mengetahui terkait istilah dalam manasik haji.

Bagaimana tidak, dalam tugasnya tersebut, Tika menjadi reporter dan musti memberikan informasi tentang istilah yang baru diketahuinya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved