Rabu, 18 Maret 2026

Berita Internasional

Jemaah Umrah Indonesia Wajib Pulang Sebelum 23 Mei 2024 Kalau Tidak Mau Ditahan di Arab Saudi

Ultimatum ini disampaikan langsung oleh host Media Center Haji Kementerian Agama Widi Dwinanda, Rabu (15/5/2024).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Jemaah Umrah Indonesia Wajib Pulang Sebelum 23 Mei 2024 Kalau Tidak Mau Ditahan di Arab Saudi
Ega Alfreda/TribunJakarta.com
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta sedang memeriksa dokumen keimigrasian calon jemaah umrah yang jumlahnya meningkat menjelang bulan suci Ramadan, Kamis (9/3/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM – Jemaah umrah asal Indonesia wajib pulang sebelum 23 Mei 2024.

Ultimatum ini disampaikan langsung oleh host Media Center Haji Kementerian Agama Widi Dwinanda, Rabu (15/5/2024).

Kenapa demikian?

Rupanya peringatan ini merujuk pada kebijakan pemerintah Arab Saudi mengenai visa umrah yang hanya berlaku tiga bulan sejak tanggal penerbitan.

"Sesuai kebijakan tersebut, visa umrah musim ini (1445 H), hanya dapat digunakan hingga 15 Zulkaidah atau bertepatan 23 Mei 2024,” kata Widi Dwinanda saat memberikan keterangan pers di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Widi mengatakan para Jemaah harus mengikuti ketentuan dari Pemerintah Arab Saudi tersebut.

Para jemaah, kata Widi, harus Kembali sebelum masa berlaku visanya habis.

“Kemenag mengimbau agar jemaah mematuhi ketentuan Arab Saudi ini dan kembali ke tanah air sebelum habis masa berlaku visa,” sambungnya.

Selain itu, Widi juga kembali menegaskan bahwa hanya visa haji yang dapat digunakan untuk melaksanakan ibadah haji.

Hal ini sesuai Undang-Undang No. 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji Dan Umrah (PIHU).

“Selain visa haji, visa umrah, dan lainnya itu tidak bisa digunakan dalam penyelenggaraan ibadah haji,” pungkasnya.

100 Ribu Orang Indonesia Berumrah Tapi Tak Pulang-pulang

ILUSTRASI - Antrean Calon Jemaah Umrah di Bandara Kertajati Majalengka
ILUSTRASI - Antrean Calon Jemaah Umrah di Bandara Kertajati Majalengka (Tribun Cirebon/ Eki Yulianto)

Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad menegaskan mengaku telah menerima informasi jumlah jemaah haji tidak resmi dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.

"Saya diberikan informasi dari Kementerian Luar Negeri Saudi bahwa ada 100 ribuan orang Indonesia yang umrah tapi tidak pulang ya, tidak pulang," kata Abdul Aziz.

"Jadi artinya sebetulnya ini kalau misalnya menemukan jemaah seperti itu mungkin saja salah satu di antara mereka itu," sambungnya .

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved