Banjir Lahar Dingin di Sumatra Barat
Banjir Lahar Dingin Di Kabupaten Agam dan Tanah Datar Sumbar, Ini Penjelasan Ahli Geologi
Terjadi banjir bandang lahar dingin di suamtra Barat. Ahli Geologi, Ade Edward beri penjalasan tentang penyebab dan solusinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Banjir-lahar-dingin-di-Nagari-Bukik-Batabuah-Agam-Sumatra-Barat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Banjir lahar dingin melanda Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatra Barat, Ahli Geologi sebut penyebabnya karena aliran sungai yang tak terbendung.
Seorang ahli geologi ini bernama Ade Edward. Menurut analisisnya, aliran sungai yang deras, membuat material Gunung Marapi terbawa banjir lahar dingin yang melintasi sungai, dan akhirnya alirannya pun meluap.
Dengan adanya kejadian ini, Ade menegaskan bahwa penting sekali untuk terus dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait mitigasi bencana.
Menurutnya, edukasi dan sosialisasi mitigasi bencana alam adalah solusi jangka panjang menyikapi peristiwa alam serupa banjir lahar dingin ini.
Selain itu, dapat pula dilakukan solusi struktural, yakni dengan membangun Sabo Dam di 24 aliran sungai dari puncak Gunung Marapi.
"Memang besar biayanya, tapi harus dilakukan," sambungnya.
Ade menyebutkan, sebelumnya ia telah mewanti-wanti bahwa aktivitas Gunung Marapi Sumbar tidak bisa diprediksi.
Ia memperkirakan aktivitas Marapi Sumbar akan seperti Gunung Merapi di Yogyakarta.
"Perlu pemerintah yang kuat dalam menghadapi bencana. Jadi jangan diabaikan ini. Harus serius mulai dari pemerintah kabupaten/provinsi dan pusat," ulasnya.
Ia menyesalkan momen hari kesiapsiagaan bencana pada bulan lalu yang dipusatkan di Kota Padang, saat itu sebagian kecil warga di Kota Padang dilatih siap menghadapi potensi gempa dan tsunami.
Padahal, menurut Ade mestinya momen hari kesiapsiagaan bencana nasional itu digelar di sekitar Gunung Marapi.
"Itu keliru (hari kesiapsiagaan bencana nasional di Padang). Jadi, kebijakan nasional sendiri tidak mengarah ke situ, harusnya di Agam atau Tanah Datar, sebagai upaya kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di Gunung Marapi. Kenapa kesiapsiagaan itu bukan untuk Marapi, ini yang kita sesalkan, ini pembelajaran juga untuk BNPB agar fokus ke mitigasi Marapi,” pungkasnya.
Ade juga meminta keseriusan pemerintah menanggulangi risiko bencana di daerah aliran sungai (DAS) Gunung Marapi.
Banjir lahar dingin yang masuk ke pemukiman warga, menurutnya menjadi tamparan bagi pemerintah untuk tidak tinggal diam dan segera menanggulangi dampak, mulai dari dampak korban jiwa hingga kerusakan infrastruktur.
"Pascalahar dingin sebelumnya di Bukik Batabuah itu sebenarnya warga di sekitar DAS harus dipindahkan, tapi ini tidak dipindah, alur sungai dibiarkan saja, yang dibersihkan yang di jalan saja, alur sungai tak dirawat," kata Ade Edward.
Banjir Lahar Dingin di Sumatra Barat
Banjir Lahar Dingin di Kabupaten Agam
Banjir Lahar Dingin di Tanah Datar
| Cek NIK KTP Anda Sekarang! 5 Bansos Sudah Cair 9 Maret 2026 |
|
|---|
| Gubernur Gusnar Beber Alasan Warga Kota Gorontalo Tak Terima BLP3G: Tidak Ada Maksud Mendiskreditkan |
|
|---|
| Pasar Senggol Kota Gorontalo Dipadati Pengunjung, Pakaian Anak hingga Bahan Kue Jadi Buruan |
|
|---|
| YBM BRI Gorontalo Salurkan Bingkisan Ramadhan kepada Masyarakat |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Sagitarius dan Capricorn Besok 10 Maret 2026: Cinta, Keuangan, Karier, Kesehatan |
|
|---|