Rabu, 11 Maret 2026

Banjir Bandang di Kabupaten Agam

Banjir Bandang di Kabupaten Agam Sumatra Barat, Telan 15 Korban Jiwa

Banjir bandang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (11/5/2024), menelan 15 korban jiwa. 

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Rafiqatul Hinelo
zoom-inlihat foto Banjir Bandang di Kabupaten Agam Sumatra Barat, Telan 15 Korban Jiwa
Tribunnews.com
Banjir lahar dingin di Nagari Bukik Batabuah, Agam, Sumatra Barat 

TRIBUNGORONTALO.COM - Banjir bandang melanda Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (11/5/2024), menelan 15 korban jiwa. 

Melansir Tribunews.com, tim gabungan sigap dan tanggap merespons benacana alam banjir yang terjadi di wilayah Kabupaten Agam ini.

Hingga hari ini, Minggu (12/5/2024), mereka telah melakukan operasi pencarian korban mencakup tiga wilayah kecamatan.

Dari proses pencarian itu, mereka menemukan 11 orang meninggal dunia di Kecamatan Canduang. Sisanya, 4 orang di Kecamatan Sungai Pua. 

Hasil ini diungkapkan langsung oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BNPB. 

Banjir bandang terjadi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (11/5/2024)
Banjir bandang terjadi di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (11/5/2024)

Operasi pencarian korban banjir di Kabupaten Agam kali ini, dijalankan di bawah koordinasi BPBD Kabupaten Agam

Tim gabungan masih melakukan identifikasi pada korban lainnya, yang tidak termasuk dalam 15 korban jiwa tersebut.

Informasi yang terhimpun, sebanyak 7 warga Kecamatan Canduang yang mengalami luka-luka telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

Banjir bandang ini menerjang Nagari Bukik Batabuah, Canduang.

"Petugas Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Agam melaporkan sekitar 90 unit bangunan terendam, baik tempat tinggal warga, fasilitas umum, dan tempat usaha," katanya.

Sedangkan, di Kecamatan Sungai Pua, warga yang luka-luka juga telah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Data sementara, korban meninggal di wilayah tersebut sebanyak 4 orang, dengan rincian 3 orang yang telah teridentifikasi dan satu lainnya masih dalam proses identifikasi.

Sementara itu, di Kecamatan IV Koto, banjir merendam di Nagari Koto Tuo. Sekitar 60 warga dievakuasi menuju SMPN 1 Koto Tuo.

"Sedangkan sejumlah rumah, 20 tempat usaha dan 1 sekolah tergenang banjir di wilayah itu," katanya.

Menyikapi respons darurat, BPBD terus melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari yang terdampak bencana.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved