Polisi Aniaya Warga
Seorang Polisi Diduga Aniaya Warga di Pohuwato Gara-gara Bisnis Solar
Kemudian, dia mengantar kakak iparnya ke rumah dan ketika kembali ke Indomaret, dia bertemu dengan oknum anggota Brimob yang sudah berada di lokasi.
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato - Seorang warga Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Eli Doi, menjadi korban dugaan penganiayaan oleh oknum anggota Brimob pada Rabu (24/04/2024) malam.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21:00 Wita di depan Indomaret dan Bank BRI Randangan.
Akibat penganiayaan tersebut, Eli Doi mengalami sejumlah luka memar di bagian wajah hingga menyebabkan wajahnya bengkak-bengkak.
Menurut keterangan Eli, saat itu dia sedang duduk bersama rekan-rekannya di depan Indomaret Randangan.
Kemudian, dia mengantar kakak iparnya ke rumah dan ketika kembali ke Indomaret, dia bertemu dengan oknum anggota Brimob yang sudah berada di lokasi.
Baca juga: Modus Yono Ngabito Curi Tabung Gas Milik Warga: Pura-pura Jual LPG Harga Murah
Oknum polisi tersebut kemudian menanyakan soal utang piutang yang belum dibayarkan oleh Eli.
Eli mengakui utangnya kepada pelaku sebesar Rp 22 juta terkait bisnis solar yang sempat terputus.
Eli menjelaskan bahwa dia telah menyerahkan sertifikat rumahnya sebagai jaminan untuk utang tersebut.
Saat ditagih soal utang, Eli mengaku bahwa dia akan segera membayarnya ketika memiliki uang lebih.
Namun, oknum polisi tersebut malah marah dan melakukan penganiayaan terhadap Eli.
Baca juga: Pria Pencuri Tabung LPG 3 Kg Milik Warga Gorontalo Terancam 7 Tahun Penjara
"Saya mengatakan kepadanya bahwa saya akan segera membayar utang itu ketika saya memiliki uang lebih," ungkapnya.
Eli berencana untuk melaporkan tindakan oknum Brimob tersebut ke pihak berwajib.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada tanggapan resmi dari pihak Polres Pohuwato terkait dugaan penganiayaan ini.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2024-04-26_-penganiayaan-oleh-seorang-polisi-terhadap-warga.jpg)