Selasa, 10 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Wali Kota Gorontalo Marten Taha Berkomitmen Bangun Birokrasi Profesional Bebas Intervensi Politik

Hal tersebut disampaikannya saat menyambut kedatangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam acara pembinaan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN

Tayang:
Penulis: Andika Machmud | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Wali Kota Gorontalo Marten Taha Berkomitmen Bangun Birokrasi Profesional Bebas Intervensi Politik
TribunGorontalo.com
Marten Taha menyambut kedatangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Bele lo Yiladia (BLY) pada Jumat, (19/04/2024). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional dan bebas dari intervensi politik.

Hal tersebut disampaikannya saat menyambut kedatangan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam acara pembinaan tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bele lo Yiladia (BLY) pada Jumat (19/4/2024).

Marten menjelaskan bahwa kunci birokrasi profesional terletak pada ASN sebagai pelaksana kebijakan pemerintah.

ASN harus memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni dalam menyusun konsep dan melaksanakan tugas secara efektif dan efisien, serta bertanggung jawab sesuai peraturan perundangan.

Baca juga: Kronologi Penganiayaan Nakes Paguyaman oleh Seorang Polisi Gorontalo, Dihajar saat Tidur Lelap

"Pegawai ASN harus memiliki kapasitas dan kapabilitas yang baik dalam menyusun konsep pekerjaan. Dimulai dari dokumen-dokumen perencanaan, pelaksanaan yang efektif dan efisien, selanjutnya adalah pertanggungjawaban yang harus sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan," ujar Marten.

Ia menekankan bahwa ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi golongan atau partai politik dalam menjalankan tugasnya.

Meskipun kebijakan pemerintah tidak terlepas dari politik, Marten berharap ASN mengedepankan nilai-nilai profesionalisme dengan tetap menjunjung tinggi peraturan perundangan.

"Selama 10 tahun pemerintahan saya, saya tidak pernah mengarahkan ASN untuk berpihak pada kepentingan tertentu baik dalam pelaksanaan tugas sehari-hari maupun dalam momentum pemilihan umum," tegas Marten.

Komitmen Marten dalam membangun birokrasi yang profesional juga ditunjukkan dengan optimalisasi manajemen ASN di Kota Gorontalo.

Hal ini dilakukan melalui koordinasi dengan instansi pusat dan penerapan sistem Merit yang telah mengantarkan Kota Gorontalo sebagai daerah dengan penilaian sistem merit tertinggi di Provinsi Gorontalo pada tahun 2023.

Baca juga: Waspada Curanmor! Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo Periksa Kendaraan dari Kapal Ferry

"Manajemen ASN selama ini di Kota Gorontalo selalu dioptimalkan pada aspek pelayanan terhadap pegawai," tutur Marten.

Saat ini, Pemkot Gorontalo melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan sedang mempersiapkan pengisian jabatan pimpinan melalui manajemen talenta.

Hal ini dilakukan untuk mendukung penerapan sistem Merit dan tidak lagi menggunakan panitia seleksi sebagaimana seleksi terdahulu.

"Penilaian lainnya seperti pengembangan kompetensi, rekam jejak disiplin, maupun prestasi individu juga dipertimbangkan untuk penilaian calon pimpinan pejabat tinggi," jelas Marten.

Marten berharap kerja sama dan koordinasi dengan KASN akan terus terjalin baik di masa yang akan datang untuk memberikan pembinaan di Pemerintah Kota Gorontalo.(*) ADV

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved