Mudik Lebaran Gorontalo
Waspada Curanmor! Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo Periksa Kendaraan dari Kapal Ferry
Kali ini, fokus mereka tertuju pada pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang memanfaatkan momen mudik untuk membawa kabur kendaraan kel
Penulis: Fernandes Siallagan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pemeriksaan-surat-surat-kendaraan-di-Pelabuhan-Gorontalo-Jumat-1942024.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Polsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo (KPG) tak henti-hentinya dalam menjaga keamanan wilayah, terutama pada masa arus balik mudik lebaran Idul Fitri 1445 H.
Kali ini, fokus mereka tertuju pada pencegahan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang memanfaatkan momen mudik untuk membawa kabur kendaraan keluar daerah.
Kanit Intel Polsek KPG, Wahyudin S Gou, menjelaskan bahwa pihaknya telah meningkatkan patroli dan pemeriksaan terhadap kendaraan yang keluar dari Gorontalo, khususnya menuju Sulawesi Tengah.
"Kami fokus pada kendaraan yang sudah mati pajak atau tidak memiliki surat-surat lengkap," ujar Gou, Jumat (19/4/2024).
Baca juga: Sesumbar Aksi Damai 100 Ribu Masa, Pendukung Prabowo-Gibran Ternyata tak Nongol di MK
Pemeriksaan ekstra ketat ini memang memakan waktu lebih lama, namun Gou menegaskan bahwa hal ini merupakan langkah penting untuk mencegah curanmor yang marak terjadi saat arus balik.
"Lebih baik mencegah daripada mengobati. Kalau motor sudah dibawa kabur ke luar daerah, akan sulit untuk melacaknya," jelas Gou.
Lebih lanjut, Gou mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus terhadap kendaraan berplat DM yang akan keluar daerah.
"Sedangkan untuk kendaraan berplat DN dari Gorontalo yang menuju Sulteng, kami berikan kelonggaran dengan catatan saat kembali ke Gorontalo, surat-surat kendaraannya sudah lengkap," tutur Gou.
Baca juga: VIRAL Bayi Berumur 1 Minggu Diperebutkan Ibu Kandung dan Neneknya di RS Otanaha Gorontalo
Hingga saat ini, Polsek KPG belum menemukan kasus curanmor selama arus balik lebaran.
"Kami memiliki 24 CCTV yang tersebar di seluruh area kapal, kecuali di toilet. Jadi, jika terjadi kehilangan barang atau tindak kriminal lainnya, bisa terlacak melalui rekaman CCTV," terang Gou.
Meskipun arus balik lebaran telah resmi berakhir pada 16 April 2024, namun pelabuhan penyebrangan Gorontalo masih ramai dikunjungi penumpang.
Pagi tadi, tercatat sebanyak 196 penumpang yang berlabuh dari Gorontalo. (*)