Viral Lokal
VIRAL Bayi Berumur 1 Minggu Diperebutkan Ibu Kandung dan Neneknya di RS Otanaha Gorontalo
Seorang bayi berumur sekitar 1 minggu diperebutkan oleh ibu kandung dan neneknya.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tangkapan-Layar-Dua-wanita-berebut-bayi-di-RS-Otanaha-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Seorang bayi berumur sekitar 1 minggu diperebutkan oleh ibu kandung dan neneknya.
Dalam video yang dibagikan pihak Humas RS Otanaha, dua wanita bertikai di depan mushola RS Otanaha Kota Gorontalo pada Jumat (19/4/2024) siang tadi.
Keduanya terlibat adu mulut tentang hak asuh bayi tersebut.
Video berdurasi 27 detik itu memperlihatkan wanita mengenakan hijab hitam berselisih dengan wanita berkemeja hijau toska.
Wanita paruh baya itu bersikeras merebut bayi yang digendong oleh wanita itu
Karena tak diberi kesempatan memeluk bayi, wanita berjilbab hitam itu menampar ibu kandung bayi.
Petugas keamanan RS Otanaha melerai dua wanita tersebut.
Akhirnya bayi yang digendong oleh adik dari sang ibu telah dibawah pulang ke rumahnya.
Rencananya, ibu kandung dari si bayi malang itu akan melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Belum diketahui alasan kedua keluarga dari si bayi itu bertikai untuk mengambil hak asuh.
Kronologi
Menurut pengakuan Satpol PP RS Otanaha, Syahril Badoe, bahwa awal kejadian itu berlangsung setelah usai salat Jumat (19/4/2024).
Saat itu, petugas keamanan sementara berjaga di pos pengamanan. Sekira pukul 13.30 Wita datang seseorang melaporkan bahwa di depan mushola rumah sakit terdapat warga yang ingin membawa lari anak bayi.
"Kami cek ternyata bukan membawa lari anak. Melainkan perebutan hak asuh anak antara ibu kandung dan nenek dari si bayi itu," ungkap Syahril.
Setelah pihak keamanan mendatangi lokasi kejadian, suasana sementara bersitegang. Sang ibu dan nenek dari si bayi sementara beradu mulut untuk memperebutkan hak asuh anak.
Aparat keamanan rumah sakit itupun segera merelai pertikaian dari kedua belah pihak. Sebab, suara adu mulut antara ibu kandung dan nenek dari si bayi itu mengundang beberapa pengunjung rumah sakit.
Segerombolan pengunjung rumah sakit yang berada di lokasi kejadian itupun langsung menyaksikan pertikaian tersebut.
Beruntung tak ada tindak kekerasan dari pertikaian kedua belah pihak itu. Aparat keamanan berhasil merelai keduanya.
"Tak ada kekerasan, kami sempat menahan kedua belah pihak yang hampir kontak fisik itu," jelasnya.
Satpam Rumah Sakit Otanaha Gorontalo, Jufrin Abdullah turut membenarkan, bahwa keributan yang terjadi di depan mushola itu adalah perebutan hak asuh anak.
"Saat merelai, saya sempat dengar dari adu mulut mereka, bahwa keduanya memperebutkan hak asuh anak si bayi itu," imbuh Jufrin.
Bahkan, kata Jufrin, sang ibu kandung tak mau anaknya itu diasuh oleh keluarga suaminya. Hingga, pertikaian itu terjadi antara ibu kandung bersama mertuanya.
Alasannya, sebab saat sang ibu kandung sementara mengandung bayi tersebut, suaminya sering mengasari hingga memukulinya.
Keluarga sang ibu dari bayi tersebut tak ingin hak asuh anak jatuh ke keluarga sang ayah.
"Keluarga dari ibu bayi ini tak mau keluarga sang ayah mengasuh bayi tersebut. Karena saat mengandung ibu dari bayi ini sering dipukuli suaminya," jelas Jufrin.
Diketahui nama ibu kandung dari bayi yang diperebutkan hak asuh anak itu bernama Nurlela S Molo di Desa Duano, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.