Sabtu, 7 Maret 2026

Sesumbar Aksi Damai 100 Ribu Masa, Pendukung Prabowo-Gibran Ternyata tak Nongol di MK

Sebelumnya, Capres pemenang Pilpres 2024, Prabowo Subianto buka suara soal dinamika terhadap sidang sengketa Pilpres 2024 yang akan ditetapkan oleh Ma

Tayang:
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sesumbar Aksi Damai 100 Ribu Masa, Pendukung Prabowo-Gibran Ternyata tak Nongol di MK
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Suasana depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) terpantau sepi menyusul kabar pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka batal menggelar aksi damai terhadap dinamika sengketa hasil Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Aksi damai pendukung Prabowo dan Gibran dengan 100 ribu peserta, batal tanpa diketahui alasannya.  

Karena itu, tampak suasana depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK) sepi. 

Padahal dijadwalkan, 100 ribu pendukung Prabowo dan Gibran itu akan memadati MK hari ini, Jumat (19/4/2024). 

Padahal, kepolisian sudah membuat barikade dan melakukan rekayasa lalu lintas. 

Pantauan TribunNews, Jalan Merdeka Barat ditutup oleh pihak kepolisian.

Baca juga: VIRAL Bayi Berumur 1 Minggu Diperebutkan Ibu Kandung dan Neneknya di RS Otanaha Gorontalo

Karena itu, tak ada kendaraan yang bisa melewati gedung depan MK hingga patung kuda Arjuna Wijaya.

Kendati begitu, pihak kepolisian tetap memasang pembatas beton di depan gedung MK. 

Di depan patung kuda, memang ada ratusan orang pengunjuk rasa yang menggelar demonstrasi.

Akan tetapi, mereka bukanlah pendukung dari Prabowo-Gibran.

Ratusan pendemo itu terlihat membawa poster yang meminta agar Prabowo-Gibran didiskualifikasi oleh MK.

Akibatnya, jalan di bundaran depan patung kuda tersendat. 

Wakil Komandan bidang Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran Immanuel Ebenezer atau Noel mengatakan, pihaknya memang membatalkan aksi damai pada hari ini.

"Ratusan Ribu Relawan Militan Prabowo Gibran Batalkan aksi Damai di gedung MK hari ini," kata Noel dalam keterangannya, Jumat (19/4/2024).

Ketum Prabowo Mania 08 ini mengatakan relawan dan pendukung patuh terhadap perintah Prabowo yang meminta tidak ada aksi di depan Gedung MK. Dia pun memuji kelembutan hati dari Prabowo.

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Wanita Berebut Bayi di RS Otanaha Gorontalo

"Karena arahan dan perintah Prabowo yang penuh dengan kelemahlembutan juga cinta Prabowo terhadap rakyat dan bangsa Indonesia," ucapnya.

"Dan perintah itu diikuti dan juga dipenuhi dengan cinta dan kasih sayang para pendukung militanya terhadap pemimpinnya yaitu panglima tertinggi relawan Prabowo-Subianto," pungkasnya.

Sebelumnya, Capres pemenang Pilpres 2024, Prabowo Subianto buka suara soal dinamika terhadap sidang sengketa Pilpres 2024 yang akan ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi RI (MK) pada Senin (22/4/2024) mendatang.

Prabowo meminta kepada seluruh pendukungnya untuk tidak melakukan segala bentuk aksi apapun demi menciptakan kerukunan di antar masyarakat.

"Saudara-saudara sekalian, saya Prabowo Subianto meminta dengan sungguh-sungguh kepada seluruh masyarakat Indonesia, khusunya 96,2 juta rakyat Indonesia yang telah memilih pasangan Prabowo Gibran untuk tidak melakukan aksi apapun di depan gedung Mahkamah Konstitusi ataupun di tempat-tempat lain," kata Prabowo dalam keterangannya, Kamis (18/4/2024) malam.

Prabowo mengeluarkan statemen tersebut tepat beberapa jam adanya kabar kalau pendukung pasangan capres nomor urut 2 akan menggelar aksi damai.

Rencananya aksi damai itu akan digelar pada Jumat (19/4/2024), yang bertempat salah satunya di depan Gedung MK RI dan Kementerian BUMN yang dijadikan titik kumpul.

Baca juga: Aktivitas Gunung Ruang Kembali Normal, Tapi Masih Status Level IV, Masyarakat Diminta Tetap Siaga

Prabowo mengakui, tudingan yang dilayangkan pihak lain terhadap perolehan suara dirinya bersama Gibran Rakabuming Raka sejatinya memang melukai para pendukung.

Namun, Menteri Pertahanan RI (Menhan) itu tetap meminta agar suasana kondusif saat ini terjaga dengan tidak adanya aksi apapun dari para pendukung.

"Kita sadari bersama bahwa itu adalah tuduhan yang tidak mendasar. Dan kami dapat memahami bahwa pndukung Prabowo-Gibran, para pemilih Prabowo-Gibran sungguh amat terganggu dan memiliki reaksi yang cukup menyentuh hati terhadap tuduhan-tuduhan tersebut," tutur Prabowo.

Terlebih, dirinya meyakini kalau seruan untuk menggelar aksi merupakan ajakan yang provokatif.

Sehingga, Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta kepada seluruh pendukungnya yang memberikan suara dalam Pilpres kemarin, harus waspada.

"Namun, kami meminta kepada pendukung pasangan Prabowo-Gibran, para pemilih yang sudah menggunakan hak pilihnya untuk selalu waspada, selalu hati-hati dan tidak terpancing, tidak dapat diprovokasi oleh siapapun, apalagi pihak-pihak yang menginginkan terjadi sesuatu yang menimbulkan suasana yang tidak sejuk dan suasana tidak tentram," ujar dia. 

Terakhir, Prabowo berpesan agar seluruh pendukung pasangan Prabowo-Gibran untuk dapat menjaga demokrasi dengan menerapkan kerukunan antar rakyat.

Pasalnya, masyarakat yang rukun merupakan cita-cita seluruh pendiri bangsa dan para penerusnya.

"Berkali-kali saya ingatkan dengan kerukunan diantara kita dengan rasa persatuan dengan kearifan dengan kesejukan indonesia akan mencapai cita-cita bangsa," tukas dia.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved