Ketupat Gorontalo 2024

Balap Perahu Meriah di Pesisir Boalemo, Digelar 3 Hari hingga Ketupat Gorontalo 2024

Acara yang berlangsung selama tiga hari, dari Minggu (14/4/2024) hingga Selasa (16/4/2024), ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting Boalemo, termas

|
Penulis: Nawir Islim | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Nawir Islim
Peserta lomba perahu di pesisir Boalemo, Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Boalemo -- Ratusan warga Boalemo antusias menyaksikan perlombaan balap perahu di pantai Desa Pentadu Barat, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. 

Perlombaan digelar selama tiga hari sejak Minggu (14/4/2023). Pada hari pembukaan, perlombaan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di wilayah itu. 

Perlombaan ini diikuti oleh 12 peserta dari tiga desa, yaitu Pentadu Barat, Pentadu Timur, dan Bajo.

Ada dua cabang yang dilombakan, yaitu kelas mesin katinting 9 PK dan mesin tempel 18 PK.

Baca juga: Hari Ketupat Gorontalo: Ratusan Bambu Wadah Nasi Bulu Siap Jual, Harganya Rp 15 Ribu per Picis

Menurut Sofyan Ambo, Kepala Desa Pentadu Barat, perlombaan ini merupakan acara tahunan yang selalu diadakan setelah lebaran.

"Tahun kemarin kita adakan ketika lebaran Idul Adha," tambahnya.

Sofyan menambahkan, lomba ini mendapatkan bantuan langsung dari Dinas Perikanan Boalemo.

"Dinas Perikanan mendukung penuh para nelayan di Desa Pentadu Barat dan lomba ini juga rasa syukur atas hal tersebut," tambahnya.

Kata Sofyan, perhelatan ini juga merupakan bentuk latihan untuk perlombaan perahu tingkat Provinsi yang akan diadakan di Pohuato.

PJ Bupati Boalemo Serman Moridu memberikan tanggapannya mengenai perlombaan kapal tersebut.

"Kami melihat perhelatan lomba perahu ini juga dapat menumbuhkan ekonomi masyarakat sekitar, buktinya terlihat banyak pedagang yang berjualan di sekitaran lomba ini," ungkapnya.

Baca juga: Ungguli Nasdem dan Gerindra, Golkar Titip 44 Calon Legislatif Periode 2024-2029

Serman juga menambahkan, bahwa lomba ini bisa menambah daya tarik pariwisata di Kabupaten Boalemo khususnya di Kecamatan Tilamuta.

Terakhir, Pejabat Bupati Boalemo tersebut berharap agar para aparat desa dan masyarakat dapat menjaga tradisi ini sampai turun temurun.

"Semoga tradisi balap kapal ini bisa menjadi tradisi dan dijaga tiap tahun sampai turun temurun," tutupnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved