Berita Viral
Anak Camat Ditipu Suami Berseragam dengan Mas Kawin Palsu, Padahal Pernikahan Dihadiri Dedi Mulyadi
Nahas, mas kawin yang diberi pria tersebut rupanya palsu. Kendati, suaranya lantas saat menyebut mas kawin di akad nikah.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Anak-camat-menikahi-pria-yang-rupanya-memberinya-mas-kawin-palsu.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Seorang wanita bernama Syifa, curhat di media sosialnya terkait penipuan yang ia alami
Syifa merupakan anak seorang camat di Purwakarta. Sebelumnya ia dinikahi pria berseragam.
Nahas, mas kawin yang diberi pria tersebut rupanya palsu. Kendati, suaranya lantas saat menyebut mas kawin di akad nikah.
Padahal, pernikahan anak camat ini dihadiri oleh tokoh politik terkenal di Indonesia, Dedi Mulyadi.
Mantan Bupati Purwakarta itu bahkan menjadi saksi nikah Syifa.
Gara-gara hal tersebut, sang camat pun marah-marah kepada suami anaknya itu.
Ditambah lagi, suaminya tersebut kini digugat cerai oleh Syifa.
Foto-foto sang suami yang disebut pria berseragam itu telah dihapus oleh Syifa.
Syifa pun menceritakan kesedihannya dinikahi oleh sang suami dengan mas kawin palsu.
Pada video yang dibagikan oleh Syifa, pria itu mengucap akad nikah dengan lancar.
Suaminya menyebut bahwa mas kawin yang diberikan itu dibayar secara tunai.
Namun setelah beberapa waktu baru diketahui kalau ternyata perhiasan emas yang diberikan oleh suaminya itu ternyata palsu.
Sebelumnya kisah ini telah viral di media sosial, dibagikan akun TikTok @kurakuraninjaa.
Ayahnya pun sempat mengirim pesan pada mertua Syifa soal mas kawin palsu itu.
Namun tidak mendapat balasan dan penjelasan apapun.
Sang ayah juga sempat memarahi suami Syifa karena permasalahan tersebut.
"Mau mempersulit mau adu kekuatan mau gimana initeh? udah di lembutin udah musyawarah masih aja dipersulit (soal cerai dan ganggu ke kantorku)," tulis Syifa mengartikan kemarahan sang ayah.
Bahkan saat itu ayahnya mengaku sudah sangat sakit hati dengan ulah menantunya itu.
"ini mau puas atau gimana? kasih kesakitan terus buat keluarga saya," kata sang ayah lagi lewat pesan suara.
Rupanya sebulan setelahnya sang ayah meninggal dunia.
Ayah Syifa Dwi Fatmawati wafat saat menjabat sebagai Camat Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.
Sang ayah bernama Diaudin itu meninggal pada 3 Maret 2024, sebelum Ramadhan.
"garda terdepan ku udah ga ada, makin puas kan tuan nginjek2 aku nya sekarang?," tulisnya lagi.
Kemudian netizen pun ada yang mengingatkan kalau suami Syifa ternyata pria berseragam.
"Loh kan mba nya yang milih halo dek," tulis akun Panggil Aja Dwi.
"tergoda ama seragam," tulis sugerya.
"mungkin kalau bisa memilih si mbak nya memilih yang lebih baik utk dunia akhirat tp apa daya takdir berkata lain .. ikhlas jawabannya," tulis akun Pupung.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.