OPM Deklarasi Perang
OPM Deklarasi Perang Lawan TNI-Polri, Minta Masyarakat Non-Papua Minggat
Bahkan, keduanya mengumumkan bahwa pihaknya bertanggung jawab atas tewasnya Komandan Koramil Aradide, Letda Inf Oktovianus Sogalrey.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pasukan-OPM-berfoto-usai-membunuh-Danramil-Aradide.jpg)
Saat Letda Oktovianus melintas, pasukan OPM lantas menembaki korban.
Tembakan tersebut tidak mengenai tubuh Letda Oktovianus, melainkan motor miliknya.
Letda Oktovianus pun jatuh dan langsung diserang pasukan OPM.
Korban dipukuli menggunakan senjata tajam hingga mengakibatkan luka sobek di kepala bagian belakang.
Setelah memastikan Letda Oktovianus meninggal, pasukan OPM kabur dan kembali bersembunyi.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, menyampaikan duka cita atas tewasnya Letkol Oktovianus Sogalrey yang merupakan putra asli Papua.
Tak hanya itu, Ribka juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi Letda Oktovianus selama bertugas sebagai prajurit TNI di Kabupaten Paniai, khususnya Aradide.
“Atas nama masyarakat dan pemerintah saya menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga dan yang ditinggalkan,” ungkapnya, Jumat (12/4/2024).
“Saya ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada almarhum atas dedikasi dan pengabdiannya selama betugas."
"Dimana laporan yang kami terima almarhum menjadi sosok pengayom bagi masyarakat di tempat ia ditugaskan,” tutupnya. (*)