Hari Ketupat Gorontalo
Lomba Racing Bahari hingga Tarik Tambang Perahu Bakal Ramaikan Hari Ketupat Gorontalo
Lomba racing bahari hingga tarik tambang perahu meramaikan Festival Gebyar Ketupat Gorontalo 2024.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Lomba-Perahu-Dayung.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo –Lomba racing bahari hingga tarik tambang perahu bakal meramaikan Hari Ketupat Gorontalo 2024.
Festival Gebyar Ketupat ini diinisiasi oleh remaja Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo.
Menurut penjelasan Wakil Ketua Panitia Festival Gebyar Ketupat, Frengki Suwardi, bahwa saat ini persiapannya telah mencapai 80 persen.
"Untuk persiapannya kini sudah mencapai 80 persen. Tinggal beberapa kesiapan lainnya yang akan dilengkapi," ungkap Frengki kepada TribunGorontalo.com, Sabtu (13/4/2024).
Adapun perlombaan yang akan dilombakan pada festival tersebut meliputi balap perahu, perahu hias, perahu dayung, hingga tarik tambang perahu.
Ada pula perlombaan meliputi balap lari karung, hingga cukur kelapa.
Pendaftaran yang terbuka untuk umum itu tidak dipungut biaya apapun.
Namun para pemenang akan mendapat Hadiah berupa piala dan piagam.
Terdapat kriteria khusus untuk mengikuti lomba balap perahu, yakni spesifikasi perahu wajib memiliki mesin berkapasitas 15 PK.
Untuk ukuran dan jenis perahunya juga ada kriteria khusus. Jika dahulu menggunakan kayu, kini musti fiber.
"Meski dibuka secara umum tapi perahunya mesti ada klasifikasi khusus. Karena ini memang sudah sesuai standar pihak panitia tetapkan," jelasnya.
Untuk biaya Festival berasal dari dana patungan panitia. Juga pemasukan dari para donatur dan pemerintah setempat.
Tak hanya itu, pihak panitia juga turut mengumpulkan dananya melalui permintaan sumbangan dari masyafakat yang melintasi Kelurahan Leato Selatan itu.
Kelurahan Leato Selatan tepat berada di pinggiran laut Teluk Tomini Gorontalo.
Pengunjung Festival Gebyar Ketupat tak dipungut biaya.
Kegiatan ini akan dimulai pukul 08.00 Wita pada Rabu (17/4/2024).
Para pengunjung akan diberikan makanan secara cuma-cuma tanpa mengenal keluarga maupun kerabat.
"Kalau di sini hari raya ketupatnya seperti pada umumnya. Di mana warga Leato Selatan membuka rumahnya dengan menyediakan hidangan makan gratis," jelasnya.
Hari Ketupat diselenggarakan sepekan sejak Hari Raya Idulfitri.
Awalnya perayaan Hari Ketupat ke berpusat di Kampung Jawa Kabupaten Gorontalo.
Seiring berjalannya waktu, beberapa wilayah turut menyemarakkan hari besar tersebut. Hingga saat ini telah menjadi tradisi setahun sekali di Gorontalo. (*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.