Tumbilotohe Gorontalo
Remaja Masjid di Gorontalo Gelar Tumbilotohe Berkonsep Bendera Palestina
"Ini sebagai bentuk kepedulian kita, kepada saudara muslim kami yang sementara berjuang di Palestina," ungkap Brian Tiarno Talib (27), salah satu angg
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Tumbilotohe-berkonsep-bendera-Palestina.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Remaja Masjid (Rema Muda) Desa Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, menggelar tradisi tumbilotohe (pasang lampu) dengan cara yang berbeda.
Tahun ini, mereka mengangkat tema Palestina sebagai bentuk kepedulian terhadap perjuangan rakyat Palestina.
"Ini sebagai bentuk kepedulian kita, kepada saudara muslim kami yang sementara berjuang di Palestina," ungkap Brian Tiarno Talib (27), salah satu anggota Rema Muda, Minggu (7/4/2024).
Sebanyak 300-400 lampu menghiasi lokasi perayaan tumbilotohe. Jika dilihat dari udara, area tersebut akan membentuk bendera Palestina.
Baca juga: Aksi Joget-joget di Festival Tumbilotohe Ipilo Dikecam Warga Gorontalo, Panitia Minta Maaf
Kegiatan ini sebelumnya telah dibuka oleh jajaran pemerintah Kabupaten Gorontalo pada Sabtu 6 Februari 2024.
Lokasi yang berada di simpang tiga Jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) memudahkan pengunjung untuk melihat keindahan deretan lampu.
Pengunjung Bisa Berdonasi untuk Palestina
Memasuki pintu masuk, pengunjung disuguhkan dengan dua kotak donasi untuk Palestina.
Kontak tersebut terlihat sudah terisi dengan sejumlah uang pecahan Rp 5-20 ribu.
Brian menegaskan bahwa donasi tidak diwajibkan, hanya bagi yang ikhlas memberi.
"Nanti malam terakhir baru kita rekap," tuturnya.
Suasana Bertema Palestina
Area dalam lokasi dihiasi dengan lampu kombinasi warna merah, putih, hijau, dan hitam sesuai warna bendera Palestina.
Terdapat pula karpet merah dari pintu masuk hingga ke tugu utama yang bertuliskan "Indonesia dan Palestina".
Dua spot foto pun disediakan di sisi kiri dan kanan.