Tumbilotohe Gorontalo
Aksi Joget-joget di Festival Tumbilotohe Ipilo Dikecam Warga Gorontalo, Panitia Minta Maaf
Hal itu lantaran para panitia Tumbilotohe ini menggelar hiburan musik. Bukan sembarang hiburan, mereka mendatangkan artis lokal bergenre musik regae.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Festival-Tumbilotohe-Ipilo-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Niat hati meramaikan tradisi Tumbilotohe, aksi para pemuda Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo berujung kecaman.
Hal itu lantaran para panitia Tumbilotohe ini menggelar hiburan musik. Bukan sembarang hiburan, mereka mendatangkan artis lokal bergenre musik regae.
Masalahnya, keriuhan masyarakat mengikuti aliran musik regae viral di media sosial. Berbagai pltfom dari Facebook hingga TikTok.
Ini menyebabkan, banyak warga Gorontalo tidak senang lantaran dianggap "melecehkan" tradisi Tumbilotohe yang sakral.
Kecaman tidak hanya datang dari para warga biasa. Hingga sekelas ustaz dan para pejabat, dan pemuda muslim ikut mengecam.
Baca juga: Masjid Agung Baiturahmah Boalemo Siapkan Salat Idulfitri dengan Khotib Spesial Jebolan Mesir
Jika dilihat dalam berbagai video yang beredar, masyarakat yang hadir pada saat pagelaran musik regae itu tampak berjoget layaknya dalam konser musik.
Padahal, Tumbilotohe pada dasarnya adalah tradisi untuk menyambut datangnya lailatul qadar serta menjadi puncak ibadah pada Ramadan.
Gara-gara itu, para pemuda Ipilo ini pun dikecam hingga dilaporkan ke Polresta Gorontalo Kota oleh beberapa warga.
Setelah dilaporkan ke polisi, para pemuda ini pun meminta maaf kepada masyarak luas yang merasa terganggu dengan aktivitas yang mereka buat.
Sebagai informasi, penyelanggaraan Tumbilotohe di Ipilo digelar di dua ruas jalan, yakni Jl Tribrata dan Jl 23 Januari. Penyelenggaraan Tumbilotohe di dua ruas jalan ini diurus oleh panitia yang berbeda.
Baca juga: Jelang Lebaran Idulfitri, Harga Bawang, Cabai, dan Tomat Melonjak Tinggi di Gorontalo
Akibat polemik ini, kedua panita masing-masing ruas jalan meminta maaf kepada masyarakat. Berikut permintaan maaf yang direkam dan disebarkan ke warga Gorontalo.
Permintaan Maaf Panitia Tumbiltohe Jl Tribarata:
Kami perwakilan dari Alex Ipilo, Panitia penyelenggara tumbilotohe di jalan tribrata kel ipilo kami memohon maaf sebesar-besarnya atas kesalahan dan kekhilafan kami sebagai penyelenggara
Jikalau ada dari kami yg membuat ketersinggungan atau melukai hati sebagian orang maka dengan tulus kami memohon maaf dan jadi bagian evaluasi agar kami lebih baik ke depan.
Permintaan Maaf Panitia Tumbilotohe Jl 23 Januari:
Kami selaku panitia pelaksana tumbilotohe 2024 Jl 23 januari kel ipilo memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan dalam kegiatan tumbilotohe di jalan 23 januari sekali lagi kami memohon maaf.
(*)