Pemkot Gorontalo
Wali Kota Gorontalo Safari Ramadan di Masjid Al Yakin, Ingatkan Warga soal Zakat Fitrah
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha melakukan Tarawih di berbagai masjid di Kota Gorontalo dalam rangka Safari Ramadan 1445 Hijriah.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Gorontalo-mengunjungi-Masjid-Al-Yakin.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Wali Kota Gorontalo, Marten Taha melakukan Tarawih di berbagai masjid di Kota Gorontalo dalam rangka Safari Ramadan 1445 Hijriah.
Salah satu masjid yang dikunjungi oleh Wali Kota dua periode itu adalah masjid Al Yakin.
Marten mengungkap jika ketika menjalankan kegiatan Safari Ramadan, dirinya bisa sekaligus bertatap muka, bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat Kota Gorontalo khususnya para jamaah masjid.
"Jadi dari masjid ke masjid, kelurahan ke kelurahan, untuk bisa bertatap muka dan bertemu bersilaturahmi dengan masyarakat khususnya jamaah masjid dimana kami melaksanakan Isya dan Tarih," ungkap Marten.
Program Safari Ramadan, lanjut Marten, adalah upaya untuk lebih mendekatkan diri bagi Pemerintah Kota Gorontalo dengan masyarakat.
Marten menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya kepada jamaah masjid Al Yakin yang terlihat sangat semangat untuk melaksanakan shalat di bulan ramadan.
"Saya sampaikan apresiasi kepada masyarakat Moodu khususnya jamaah Al Yakin yang masih semangat, padahal beberapa masjid sudah mengalami 'kemajuan," tuturnya.
Berkurangnya jamaah masjid, ungkap Marten, karena beberapa anak muda lebih memilih untuk beraktivitas di luar masjid.
"Kita punya kewajiban untuk mengajak dan menghimbau agar anak muda kembali ke masjid untuk kembali beribadah di masjid," jelasnya.
Selain itu, Marten menjelaskan jika program Safari Ramadan ini merupakan salah satu momen bagi Pemerintah Kota Gorontalo agar dapat menyampaikan berbagai informasi penting kepada masyarakat.
Pun, masyarakat bisa menyuarakan aspirasi kepada Pemerintah Kota Gorontalo tentang hal yang dibutuhkan di setiap kelurahan dan kecamatan.
Informasi penting yang diungkapkan Marten Taha adalah kewajiban membayar zakat.
Marten mengingatkan agar seluruh masyarakat Kota Gorontalo dapat membayar zakat fitrah.
"Kami sudah mengirim edaran ke berbagai instansi dan masyarakat umum, kalau besaran zakat fitrah yaitu 2.5 Kilogram (Kg) beras yang umumnya dimakan atau dikonsumsi dengan perhitungan harganya yaitu totalnya Rp 45 ribu per jiwa," jelas Marten.
Waktu paling lambat untuk membayar zakat, lanjut Marten, adalah sebelum Khatib turun dari mimbar pada tanggal 1 Syawal.
Kedua, Marten menjelaskan jika Pemerintah Kota Gorontalo telah menutup berbagai kegiatan yang berpotensi mengganggu puasa.
Marten berharap jika masyarakat Kota Gorontalo dapat menjaga kerukunan yang terjadi saat ini.
"Harapan kami semoga bisa sehat sampai akhir Ramadhan, mari kita jaga kerukunan," tandasnya. (Adv)