Lebaran Gorontalo
Stok LPG di Kota Gorontalo dalam Kondisi Aman Jelang Lebaran, Permintaan Terpantau Normal
Hal itu disampaikan Pemilik Pangkalan gas LPG tiga kilogram (kg), Romi saat dijumpai TribunGorontalo.com di lapaknya yang terletak di jalan Komite XII
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gas-LPG-di-sebuah-pangkalan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Jelang Lebaran, stok Liquified Petroleum Gas (LPG) di Kota Gorontalo melimpah. Namun, permintaan masyarakat sedikit.
Hal itu disampaikan Pemilik Pangkalan gas LPG tiga kilogram (kg), Romi saat dijumpai TribunGorontalo.com di lapaknya yang terletak di jalan Komite XII, Kelurahan Ipilo, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo.
"Ini masih ada, baru sebentar lagi distok ulang," ujarnya kepada TribunGorontalo.com. Senin (1/4/2024).
Romi menjelaskan bahwa dirinya tidak menjual LPG ke semua masyarakat, hanya kepada pembeli yang terdaftar.
Baca juga: Komunitas Motor Aerox Bagikan Ratusan Takjil dan Sembako di Bone Bolango
Masyarakat umun bisa membeli LPG di pangkalannya namun harus mendaftar terlebih dahulu.
"Harus bawa KTP dan lain-lain, kalau cuma orang di sini sudah tidak perlu karena mereka sudah terdaftar," jelasnya.
Harga LPG yang ditetapkan oleh Romi pun disesuaikan dengan harga ketentuannya yakni Rp 18 ribu.
"Torang (kami) tidak bisa melebihkan atau mengurangkan dari harga itu," katanya.
Ketika ditanya soal masyarakat yang membeli LPG di pangkalannya, katanya masyarakat membeli LPG masih dalam standar.
Belum adanya lonjakan permintaan LPG dari masyarakat mengakibatkan banyaknya tabung gas yang masih disegel pertanda tabung gas tersebut masih full.
Baca juga: 5 Berita Populer Gorontalo Hari Ini Senin 1 April 2024: Kebakaran Rumah hingga Pemecatan Polisi
"Belum ada ini tanda-tanda lonjakan, semua masih aman-aman," tandasnya.
Lain halnya dengan penjualan Gas LPG milik Rivai Bukusu yang terletak di Jalan Cendana, Kelurahan Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.
"Memang sudah ada beberapa yang bertanya sama saya kalau ada gas," ujarnya.
Rivai bukanlah salah satu lapak pangkalan LPG, namun dirinya tergerak hati ingin membantu masyarakat yang sedang kesusahan, sehingga, dia pun menyediakan LPG.
"Saya cuma mau bantu, saya pun tidak ambil untung dari penjualan gas ini tetap saya kasih harga sama kayak di pangkalan biasa," ujarnya.(*)